Djarot Tertangkap Basah Berbohong ke Media Soal Dugaan Korupsi Puskesmas, Simak Videonya

Djarot berbohong saat meresmikan 18 Puskesmas secara simbolis di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Kota Administrasi Jakarta Timur

Djarot Tertangkap Basah Berbohong ke Media Soal Dugaan Korupsi Puskesmas, Simak Videonya
Warta Kota/Theo Yonathan SL
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, tertangkap basah membohongi publik lewat media terkait pembangunan 18 Puskesmas yang terindikasi korupsi.

Djarot berbohong saat meresmikan 18 Puskesmas secara simbolis di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Kota Administrasi Jakarta Timur, Rabu (4/10/2017).

Ketika diwawancara wartawan, Djarot menyebut pembangunan 18 Puskesmas selesai lebih cepat dari targetnya.

"Ini selesai lebih cepat dari rencana. Rencananya kan bulan desember (2017) baru rampung," kata Djarot dalam video tersebut.

Pengamat Lelang-Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dari Lembaga Swadaya Masyarakat Perlindungan Hak Masyarakat Indonesia (LPHMI), Gudmen Marpaung, mengatakan, telak sekali Djarot mencoba berbohong ke publik lewat media dalam video tersebut.

Gudmen menerangkan PT PP Pracetak amat jelas terlambat menyelesaikan pembangunan 18 Puskesmas tersebut.

"Itu kan dikerjakan sejak tahun 2016. Harusnya Desember 2016 kemarin selesai. Tapi baru selesai Juli 2017. Terlambat jelas-jelas kok malah dibilang lebih cepat dari rencana sama Djarot," kata Gudmen ketika dihubungi Wartakotalive.com, Selasa (10/10/2017).

Tapi Gudmen tak tahu apakah Djarot memang berniat berbohong, atau memang tak paham betul soal perincian dan detail masalah 18 Puskesmas itu.

"Cuma dia yang tahu kan. Apakah memang niat. Atau nggak paham duduk perkaranya," kata Gudmen.

Bahkan akibat keterlambatan itu beberapa pejabat di Dinas Kesehatan DKI Jakarta mesti bolak-balik diperiksa Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Mabes Polri, sejak 3 bulan lalu.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved