Breaking News:

Kualifikasi Piala Dunia 2018

Perjuangan Timnas Wales Kian Berat Tanpa Gareth Bale

Coleman berusaha tampak optimistis, dan menyatakan bahwa seluruh tim harus berperan lebih untuk mewujudkan mimpi mereka lolos ke Piala Dunia 2018.

Editor: Dewi Pratiwi
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Kamis (6/10/2017) halaman 3 

WARTA KOTA.COM - Wales harus memperoleh enam poin di dua laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2018, untuk memperbesar peluang tampil di turnamen Piala Dunia untuk kali pertama.

Namun, di dua laga terakhir ini Wales tidak diperkuat Gareth Bale.

Bale tak bisa bermain di dua laga krusial ini, akibat cedera otot betis yang menderanya.

Chris Coleman, Pelatih Timnas Wales, lantas memanggil Tom Bradshaw sebagai pengganti gelandang Real Madrid tersebut.

Meski cemas, Coleman berusaha tampak optimistis, dan menyatakan bahwa seluruh tim harus berperan lebih untuk mewujudkan mimpi mereka lolos ke Piala Dunia 2018.

"Saat ini kami mengalami masalah cederanya pemain penting, yang tidak kami alami sebelumnya. Namun, Wales bukan hanya Bale, Aaron Ramsey, atau Joe Allen. Mereka bertiga memang spesial, tapi mereka tak bisa hadir setiap saat," kata Coleman, sebagaimana dilansir Goal.

Hanya saja, banyak yang meragukan Wales tanpa Bale.

Baca: Spanyol Tetap Diunggulkan Menang atas Albanir

Pasalnya, seperti dilansir Wales Online, pemain inilah yang berperan besar meloloskan Wales ke putaran final Euro 2016, dengan mencetak 75 persen gol Wales di laga kualifikasi turnamen tersebut.

Selain itu, sejak debut bersama skuad Y Dreigiau tahun 2006, Bale absen di 32 laga Wales, dan dampaknya adalah Wales mengalami 16 kekalahan dari 32 laga tersebut, sembilan kali imbang, dan hanya tujuh kali menang.

Maka tak mengherankan jika absennya Bale membuat Wales seperti mengalami situasi mission impossible, mengingat Wales akan menghapi Georgia dan Republik Irlandia.

Georgia memang sudah tak mungkin lolos ke Rusia, namun skuad Pelatih Vladimir Weiss ini tak terkalahkan di tiga laga terakhir.

Bahkan, Georgia bisa membuat Irlandia terkejut di Dublin, Irlandia, saat mereka menahan imbang tuan rumah 1-1.

Selain itu, di masa lalu Georgia sering sekali membuat Wales malu, setiap laga berlangsung di Tblisi, Ibu Kota Georgia.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Kamis (6/10/2017)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved