Breaking News:

Elektabilitas Naik Jadi 57 Persen, Jokowi Belum Punya Lawan Kompetitif

Sementara, rivalnya dalam pemilihan presiden sebelumnya, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mengalami penurunan pemilih.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Alex Suban
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menaiki kuda di halaman Padepokan Garuda Yaksa, kediaman Prabowo di Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016) siang. 

WARTA KOTA, MENTENG - Hasil rilis survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan, ada dua nama calon presiden yang akan dipilih para responden jika pemilihan presiden digelar pada hari ini.

Direktur SMRC Djayadi Hanan mengatakan, dari data yang dihasilkan, Presiden Joko Widodo mengalami peningkatan tingkat kepercayaan para pemilih.

Pemilihnya meningkat pada September 2017, yakni sebanyak 57,2 persen, jika dibandingkan pada Bulan Mei 2017 sebesar 53,7 persen.

Baca: Pembatasan Mobil CC Kecil di Jakarta Baru Sebatas Wacana

"Pada Mei (2017), Jokowi mendapatkan 53,7 persen, September (persentase pemilih) Jokowi naik," ujar Djayadi, dalam rilis survei yang digelar di Kantor SMRC, Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2017).

Sementara, rivalnya dalam pemilihan presiden sebelumnya, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mengalami penurunan pemilih.

Pada Mei 2017, Prabowo memperoleh 37,2 persen responden, namun pada September 2017 pemilihnya menurun menjadi 31,8 persen.

Baca: Tarra Budiman dan Gya Sadiqah Tunaikan Bulan Madu yang Tertunda ke London

"Prabowo mendapatkan 37,2 persen pada Mei 2017, dan September menjadi 32 persen, turun," jelas Djayadi.

Sedangkan sebanyak 9,1 persen responden mengaku tidak tahu serta 11 persen responden tidak menjawab.

Djayadi menyebut belum ada lawan yang sesuai dengan elektabilitas Jokowi saat ini. Hanya Prabowo yang mampu mengejar persentase Jokowi, namun tentunya masih jauh jika dibandingkan dengan persentase yang diperoleh Jokowi yang cenderung meningkat.

Baca: Ajakan Makan Ditolak, Dua Pria Baku Hantam di Bandara Soekarno-Hatta

"Tampaknya belum ada lawan yang kompetitif terhadap presiden Jokowi saat ini, yang paling kompetitif adalah lawan lamanya, yaitu Prabowo Subianto," tutur Djayadi.

Metodologi yang digunakan adalah Multistage Random Sampling, dan menggunakan 1.220 responden. Survei dilakukan pada rentang waktu 3 September hingga 10 September 2017. Margin of error-nya mencapai 3,1 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. (Fitri Wulandari)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved