Breaking News:

Dua Raperda Pulau Reklamasi Segera Digugat Aktivis Lingkungan

Aktivis lingkungan merapatkan barisan di belakang Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam penolakan reklamasi pulau.

Istimewa
Ony Mahardika, Manajer Kampanye Pesisir Laut dan Pulau-Pulau Kecil WALHI Nasional 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Aktivis lingkungan merapatkan barisan di belakang Anies Baswedan (Anies) dan Sandiaga Uno (Sandi) dalam penolakan reklamasi pulau.

Apalagi sejumlah aktivis menilai Anies sedang dalam posisi tertekan menjelang dilantik sebagai Gubernur DKI pada Senin (16/10/2017).

Sandi mulai tak konsisten dengan mulai memberi ruang komunikasi untuk pemanfaatan pulau reklamasi oleh pengembang.

Baca: 2 Pejabat Pemprov DKI Berselisih Soal Kekeringan di Kepulauan Seribu

Ditambah Pemprov DKI mendorong 2 Raperda terkait pulau reklamasi disahkan sebelum Anies menjabat.

Manajer Kampanye Pesisir Laut dan Pulau-Pulau Kecil Walhi Nasional, Ony Mahardika, mengatakan, pihaknya dan sejumlah aktivis lingkungan lainnya akan mengambil langkah hukum apabila 2 Raperda itu disahkan sebelum Anies-Sandi menjabat.

"Tak usai pusing-pusing apabila sampai disahkan, kita gugat lewar jalur hukum," kata Ony ketika dihubungi Wartakotalive.com, Jumat (6/10/2017) pagi.

Baca: BREAKING NEWS: Truk Sampah DKI Jakarta Kembali Diserang di Bantargebang Bekasi

Menurut Ony, Perda pulau reklamasi bukan sesuatu yang perlu ditaati.

"Kita gugat pokoknya sampai disahkan," ujar Oni.

Oni mengatakan ada banyak pengacara yang bergabung dalam koalisi-koalisi penolak reklamasi pulau.

Makanya menggugat Perda Pulau Reklamasi (apabila disahkan) adalah hal mudah.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved