Rabu, 8 April 2026

Pameran Desain Interior dan Furnitur di JCC Senayan

Pameran yang menghadirkan pelaku industri desain interior dan Mozaik Housewares & Gift Shows hadir di JCC Senayan, 5-8 Oktober 2017.

Editor: Fred Mahatma TIS
Warta Kota/Hironimus Rama
EVENT Director DMG Events Melissa O’Gorman, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDDI) Lea Aviliani Azis, Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Mugiyanto Sukadi Isman, CEO Tarsus Asia Tenggara Peter Massey, dan Direktur Nine Events Etty Anggraeni berfoto bersama usai konferensi pers Pameran Index Mozaik 2017 di Jakarta Convention Center, Kamis (5/10). Pameran ini akan berlangsung dari 5-8 Oktober 2017. 

WARTA KOTA, SENAYAN --- Nine Events dan DMG Events berkolaborasi mengelar pameran Index Mozaik Indonesia 2017 di Jakarta Convention Center, 5-8 Oktober 2017.

Index Mozaik merupakan gabungan antara pameran Index Indonesia yang menghadirkan para pelaku industri desain interior dengan pameran Mozaik Housewares & Gift Shows yang menghadirkan peralatan rumah tangga dan cinderamata.

SUASANA pameran Index Mozaik 2017 di Jakarta Convention Center, Kamis (5/10). Pameran desain interior dan furnitur ini akan berlangsung 5-8 Oktober 2017.
SUASANA pameran Index Mozaik 2017 di Jakarta Convention Center, Kamis (5/10). Pameran desain interior dan furnitur ini akan berlangsung 5-8 Oktober 2017. (Warta Kota/Hironimus Rama)

Direktur Nine Events Etty Anggraeni mengatakan, Index Mozaik Indonesia 2017 diproyeksikan menjadi wadah untuk mempertemukan para pemain global dari industri desain interior dengan buyers yang tepat. Pameran ini juga menjadi ajang terdepan bagi industri hotel, restoran dan kafe (horeka) dan desain untuk menampilkan produk mereka.

“Kedua pameran yang saling terintegrasi ini akan menjadikan Index Mozaik sebagai satu-satunya pameran busniess to business di Indonesia yang  yang fokus pada industri desain interior, home furnishing, peralatan rumah tangga, dan cinderamata. Permintaan pasar domestik Indonesia akan industri peralatan rumah tangga diproyeksikan naik sebesar 10% pada 2017, salah satunya didorong oleh meningkatnya jumlah masyarakat kelas menangah di Indonesia,” kata Etty di JCC, Kamis (5/10).

Antusias

Melissa O’Gorman selaku Event Director DMG Events mengaku antausias menggelar pameran ini bersama Nine Events. Sebagai penyelenggara pameran Index Design Series yang berskala global, DMG Events senang dengan diselenggarakannya pameran Index untuk pertama kalinya di Indonesia. Apalagi dengan adanya kolaborasi bersama pameran Mozaik.

“Kami melihat Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Pembangunan di beberapa sektor penting seperti ritel, pariwisata, infrastruktur dan konstruksi kian meyakinkan kami terhadap negara ini sebagai pangsa pasar potensial di masa depan,” papar Melissa. 

Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDDI) Lea Aviliani Azis mengatakan pameran ini sangat penting bagi Indonesia yang saat ini tengah membangun infrastruktur secara masif.

“Saat ini Indonesia gencar membangun infrastruktur seperti bandara, pelabuhan, stasiun kereta api, Mass Rapid Transportation (MRT), Light Rapid Transportation dan masih banyak lainnya. Tentu saja hal ini membutuhkan jasa desainer interior, lalu  designer interior membutuhkan furnitur untuk mengisi properti yang dibangun. Nah, dalam pameran Index Mozaik kedua hal ini disatukan sehingga memudahkan para buyer untuk mengambil keputusan,” papar Lea.

SUASANA pameran Index Mozaik 2017 di Jakarta Convention Center, Kamis (5/10). Pameran desain interior dan furnitur ini akan berlangsung 5-8 Oktober 2017.
SUASANA pameran Index Mozaik 2017 di Jakarta Convention Center, Kamis (5/10). Pameran desain interior dan furnitur ini akan berlangsung 5-8 Oktober 2017. (Warta Kota/Hironimus Rama)

Menurut Lea, saat ini mayoritas properti di Indonesia masih menggunakan jasa desainer interior dalam negeri. Sementara untuk furnitur, sebagian besar didatangkan dari luar negeri.

“Sekitar 85% bangunan properti di Indonesia menggunakan jasa interior di dalam negeri. Hanya sekitar 15% dari luar negeri. Sementara untuk industri furniture, sekitar 60 % dari luar negeri. Furnitur Indonesia masih kalah bersaing dengan negara-negara Asia lainnya seperti China dan Vietnam yang telah melakukan produksi secara masal,” imbuh Lea.

Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Mugiyanto Sukadi Isman mengatakan fokus  pemerintah yang tengah mempromosikan 10 destinasi wisata favorit di Indonesia menjadi peluang bagi industri furnitur dan jasa desainer interior.

 “Pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata seperti hotel, restoran dan café saat ini sedang gencar dilakukan di Indonesia Timur. Kami ingin ikut dari awal proses ini dengan menawarkan kolaborasi antara desain interor dan furniture,” papar Mugiyanto.

6.000 Buyer

Index Mozaik 2017 menargetkan pasar bisnis industri desain interior, home furnishing, peralatan rumah tangga dan cinderamata di Asia Tenggara dan Australia. Pameran ini menargetkan 6.000 buyer potensial  dari dalam dan luar negeri.

Lebih dari 13 negara ikut dalam pameran ini  untuk memasarkan produknya. Tak hanya itu, sekitar 200 brand dari Indonesia dan mancanegara berpartisipasi dalam pameran ini yang mencakup produk kitchen and bathroom, lighting, furniture and furnishing, textile, sleep, surface & finishes, design, workspace and hafdware accessories, gift and accessories. (Hironimus Rama)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved