Kebakaran

Kebakaran di Cinere Bellevue Mall, Delapan Penghuni Apartemen Sempat Alami Sesak Nafas

Mereka sempat dirawat di RS Puri Cinere yang tak jauh dari lokasi kejadian setelah berhasil dievakuasi Rabu malam.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Asap tebal di pusat perbelanjaan Cinere Bellevue Mall (CBM) yang menyatu dengan Apartemen Cinere Bellevue Suites (CBS), Kamis (5/10/2017) pagi. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Kebakaran di pusat perbelanjaan Cinere Bellevue Mall (CBM) yang menyatu dengan Apartemen Cinere Bellevue Suites (CBS), sejak Rabu (4/10/2017) malam, mengakibatkan 8 penghuni apartemen yang sempat terjebak di lantai atas mengalami sesak nafas akibat asap tebal kebakaran.

Mereka sempat dirawat di RS Puri Cinere yang tak jauh dari lokasi kejadian setelah berhasil dievakuasi Rabu malam. Sebagian diantaranya sudah diperbolehkan pulang.

Dari data Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok yang didapat di RS Puri Cinere, empat orang yang masih dirawat sampai Kamis (5/10/2017) adalah Dini (47), Kemala Hutami Anindya (29), Delisha Karindya Kamdan (2), dan Jacques (75).

Asap tebal di pusat perbelanjaan Cinere Bellevue Mall (CBM) yang menyatu dengan Apartemen Cinere Bellevue Suites (CBS), masih mengepul, Kamis (5/10/2017) pagi.
Asap tebal di pusat perbelanjaan Cinere Bellevue Mall (CBM) yang menyatu dengan Apartemen Cinere Bellevue Suites (CBS), masih mengepul, Kamis (5/10/2017) pagi. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sementara empat lainnya yang sudah diperbolehkan pulang adalah Boedhi Sirnarto (50), Harjanto (34), Juwita Azizah (29), dan Maharani meganti (26).

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Yayan Aryanto menuturkan ada sembilan orang penghuni di lantai atas yang sempat terjebak asap tebal saat kebakaran ditangani pihaknya, Rabu malam.

"Kami evakuasi mereka melalui tangga darurat yang penuh asap dengan memberikan tabung oksigen," katanya, Kamis.

Sementara lift apartemen kata Yayan mati atau tidak berfungsi karena aliran listrik dari genset mati akibat terbakar.

Selain itu kata dia terbakarnya genset membuat sirine kebakaran juga mati.

"Asal api memang dari genset di lantai basement terbakar, sehingga lift dan sirine mati. Asap menjadi sangat tebal karena di ruangan genset banyak komponen tertentu yang terbakar dan menimbulkan hal itu," kata dia.

Semua korban kata Yayan dipastikan mengalami luka ringan berupa sesak nafas sementara. "Mereka juga shock atas kejadian ini karena sempat terjebak asap," kata dia.

Ia menyatakan setelah berhasil memadamkan api Rabu malam, pada Kamis (5/10/2017) subuh sekira pukul 05.00, api kembali menyala dari ruang genset dan merambat ke Hypermart di lantai P-3 pusat perbelanjaan tersebut.

"Pagi jam 05.00 subuh, api nyala lagi dari ruang genset dan merambat ke Hypermart. Karenanya petugas kami kembali melakukan pemadaman dan sampai pagi ini masih penanganan dengan pendinginan," kata Yayan.

Ia mengatakan asap tebal kembali memenuhi pusat perbelanjaan dan terus mengepul di sekitar bangunan, Kamis pagi.

Menurut Yayan kebakaran di pusat perbelanjaan yang menyatu dengan apartemen 20 lantai dua tower itu disebabkan karena adanya korsleting pada genset.

"Sehingga dari ruang genset api sempat menyebar dan berhasil dipadamkan. Namun asapnya cukup banyak dan membuat beberapa pengunjung terjebak dan mesti evakuasi sejak Rabu malam," kata Yayan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved