Isu Kebangkitan Komunis
Ini yang Disampaikan Soeharto di Usai Angkat Jenazah Para Jenderal, Luka Korban G30S PKI Mengerikan
Soeharto yang merupakan pejabat tertinggi di TNI AD kala itu ditunjuk menjadi penaggung jawab penumpasan G30SPKI sekaligus menemukan jenazah para korb
Penulis: | Editor: Suprapto
Dalam video berdurasi 6 menit 2 detik yang diunggah dalam Youtube itu, Soeharto menyesalkan pembantaian para jenderal sekaligus menaruh curiga jika oknum TNI Angkatan Udara terlibat dalam pembantaian tersebut.
Berikut rekaman pidato Soeharto kala itu,
'Pada hari ini tanggal 4 Oktober 1965, kita bersama-sama dengan mata kepala masing-masing telah menyaksiken suatu pembongkaran daripada penanaman jenazah para jenderal kita, ada enam jenderal, dengan satu perwira pertama dalam suatu lubang sumur lama.
Sebagaimana saudara-saudara telah maklum bahwa jenderal-jenderal kita dan perwira pertama kita ini telah menjadi korban daripada tindakan-tindakan yang biadap dari petualang-petualang yang dinamakan Gerakan 30 September
Kalau kita melihat tempat ini adalah di Lubang Buaya, daerah Lubang Buaya adalah termasuk dari daerah Lapangan Halim, dan kalau saudara-saudara melihat juga fakta bahwa deket sumur ini telah menjadi pusat dari latihan subhan dan subhwati yang dilakukan atau dilaksanaken oleh Angkatan Udara.
Mereka melatih para anggota-anggota dari Pemuda Rakyat dan Gerwani. Satu fakta, mungkin mereka itu latihan dalam rangka pertahanan pangkalan, akan tetapi menurut anggota Gerwani yang dilatih di sini, yang sekarang tertangkep di Cirebon, adalah pulang dari Jawa Tengah, jauh daripada daerah tersebut.
Jadi, kalau melihat fakta-fakta ini, mungkin apa yang diamanatkan bapak Presiden, panglima besar Pemimpin Revolusi yang sangat kita cintai bersama ini, bahwa Angkatan Udara tidak terlibat di dalam persoalan ini. Mungkin ada benarnya, akan tetapi tidak mungkin tidak ada hubungan dari peristiwa ini daripada oknum-oknum daripada anggota Angkatan Udara.'
Tidak ada penutup dalam rekaman tersebut, rekaman suara asli Soeharto tersebut dilanjutkan dengan potongan film G30SPKI. Dalam film tersebut, terlihat Soeharto yang diperankan sebagai seorang aktor tengah diwawancarai oleh sejumlah wartawan televisi usai meninjau proses evakuasi jenazah korban.
Dalam narasinya, Soeharto mengimbau kepada Kesatuan Angkatan Udara untuk membersihkan oknum yang anggota Angkatan Darat yang terlibat dalam pembunuhan kejam tersebut. Berikut penggalan video yang dapat diakses melalui tautan https://youtu.be/htdmK-Y3lGQ.
'Saya sebagai anggota daripada Angkatan Darat mengetok jiwa dan perasaan daripada patriot Angkatan Udara bilamana benar-benar ada oknum yang terlibat dengan pembunuhan yang kejam dari para jenderal kita yang tidak berdosa ini.
Saya berharap anggota patriot Angkatan Udara membersihkan anggota Angkatan Udara yang terlibat petualangan ini. Saya berterimakasih akhirnya Tuhan memberikan petunjuk yang terang jelas pada kita sekalian.
Bahwa setiap tindakan yang tidak jujur, bahwa setiap tindakan yang tidak baik akan terbongkar. Saya berterimakasih pada satuan-satuan khususnya resimen Parako, KKO, satuan lainnya serta rakyat, yang membantu menemukan bukti ini dan turut serta mengangkat jenazah ini, sehingga seluruh korban bisa ditemukan.' (dwi)