Breaking News:

Isu Kebangkitan Komunis

Ini Pidato Soeharto Saat Evakuasi Jenazah Korban G30SPKI

Soeharto yang merupakan pejabat tertinggi di TNI AD kala itu ditunjuk menjadi penaggung jawab penumpasan G30SPKI.

YouTube
Soeharto 

Kalau kita melihat tempat ini adalah di Lubang Buaya, daerah Lubang Buaya adalah termasuk dari daerah Lapangan Halim, dan kalau saudara-saudara melihat juga fakta bahwa deket sumur ini telah menjadi pusat dari latihan subhan dan subhwati yang dilakukan atau dilaksanaken oleh Angkatan Udara.

Mereka melatih para anggota-anggota dari Pemuda Rakyat dan Gerwani. Satu fakta, mungkin mereka itu latihan dalam rangka pertahanan pangkalan, akan tetapi menurut anggota Gerwani yang dilatih di sini, yang sekarang tertangkep di Cirebon, adalah pulang dari Jawa Tengah, jauh daripada daerah tersebut.

Jadi, kalau melihat fakta-fakta ini, mungkin apa yang diamanatkan bapak Presiden, panglima besar Pemimpin Revolusi yang sangat kita cintai bersama ini, bahwa Angkatan Udara tidak terlibat di dalam persoalan ini. Mungkin ada benarnya, akan tetapi tidak mungkin tidak ada hubungan dari peristiwa ini daripada oknum-oknum daripada anggota Angkatan Udara.'

Tidak ada penutup dalam rekaman tersebut, rekaman suara asli Soeharto tersebut dilanjutkan dengan potongan film G30SPKI. Dalam film tersebut, terlihat Soeharto yang diperankan sebagai seorang aktor tengah diwawancarai oleh sejumlah wartawan televisi usai meninjau proses evakuasi jenazah korban.

Dalam narasinya, Soeharto mengimbau kepada Kesatuan Angkatan Udara untuk membersihkan oknum yang anggota Angkatan Darat yang terlibat dalam pembunuhan kejam tersebut. Berikut penggalan video yang dapat diakses melalui tautan https://youtu.be/htdmK-Y3lGQ.

'Saya sebagai anggota daripada Angkatan Darat mengetok jiwa dan perasaan daripada patriot Angkatan Udara bilamana benar-benar ada oknum yang terlibat dengan pembunuhan yang kejam dari para jenderal kita yang tidak berdosa ini.

Saya berharap anggota patriot Angkatan Udara membersihkan anggota Angkatan Udara yang terlibat petualangan ini. Saya berterimakasih akhirnya Tuhan memberikan petunjuk yang terang jelas pada kita sekalian.

Bahwa setiap tindakan yang tidak jujur, bahwa setiap tindakan yang tidak baik akan terbongkar. Saya berterimakasih pada satuan-satuan khususnya resimen Parako, KKO, satuan lainnya serta rakyat, yang membantu menemukan bukti ini dan turut serta mengangkat jenazah ini, sehingga seluruh korban bisa ditemukan.' (dwi)

Penulis:
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved