Korupsi Kepala Daerah

Bareskrim Polri Pastikan 18 Puskesmas yang Diresmikan Djarot Terindikasi Korupsi

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meresmikan 18 Puskesmas itu pada Rabu (4/10/2017) siang.

Bareskrim Polri Pastikan 18 Puskesmas yang Diresmikan Djarot Terindikasi Korupsi
Warta Kota/Bintang Pradewo
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat meninjau pembangunan Masjid Jami Al-Mubarokah Kalijodo, Jalan Jembatan II Barat, Angke, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (12/9) siang. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR -- Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Mabes Polri membenarkan 18 Puskesmas yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, terindikasi korupsi.

Wakil Direktur Tipikor Mabes Polri, Erwanto Kurniadi, mengatakan penyelidikan dugaan korupsi pembangunan 18 Puskesmas masih berlanjut sampai saat ini.

"Masih tahap penyelidikan ya, belum penyidikan. Sekarang sedang dalam proses koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," kata Erwanto ketika dihubungi Wartakotalive.com, Rabu (4/10/2017).

Baca: Peringati Hari Antirabies Sedunia 2017, Sebanyak 100 Hewan Divaksinasi

Baca: Kepala BKD DKI Tak Setuju Pemotongan TKD PNS, Ini Alasannya

Makanya, kata Erwanto, pihaknya juga belum masuk dalam tahap menentukan siapa yang paling pantas dijadikan tersangka.

Tapi saat ini penyidik sedang memastikan apakah ada perbuatan melawan hukum dan kerugian negara dalam pembangunan 18 Puskesmas tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meresmikan 18 Puskesmas itu pada Rabu (4/10/2017) siang.

Djarot meresmikannya secara simbolis di Puskesmas Kecamatan Kramatjati, Kota Administrasi Jakarta Timur, Rabu (4/10/2017).

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved