Rabu, 8 April 2026

Pengadaan CCTV Bersuara Dinilai Mubazir dan Buang APBD DKI Jakarta

Mereka menganggap apabila pengadaan pengeras suara beserta CCTV PTZ membuang-buang anggaran.

Warta Kota/Rangga Baskoro
CCTV bersuara dianggap bagus, apalagi kalau kepentingannya diperuntukkan bagi masyarakat. Tapi, buang-buang anggaran saja. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memasang sejumlah pengeras suara yang dikoneksikan dengan CCTV untuk memantau dari jauh ketertiban pengendara di 14 persimpangan yang ada di Jakarta.

Pengadaan fasilitas tersebut dinilai cukup baik oleh para pengguna kendaraan.

Meski begitu, mereka menganggap apabila pengadaan pengeras suara beserta CCTV PTZ membuang-buang anggaran.

"Setiap pengadaan pasti bagus, apalagi kalau kepentingannya diperuntukkan bagi masyarakat. Tapi buang-buang anggaran saja sepertinya," ucap Ferdiawan (41) di perempatan MH Thamrin-Kebon Sirih, Selasa (3/10/2017).

Pasalnya, Ferdiawan menilai fasilitas tersebut belum dirasa penting mengingat hanya dipasang di area yang notabene sudah tertib berlalu lintas.

"Lebih baik, dipasangnya di Tanah Abang, semrawut sekali kan di sana. Lebih tepat sasaran menurut saya," ujarnya.

Pengendara lain, Himawan (37) mengatakan hal yang sama. Menurutnya akan lebih baik apabila pengeras suara dan CCTV dipasang di tempat yang sering dijadikan tempat pemberhentian angkot beserta ojek online.

"Di sini sih sudah rapih. Lebih bagus di pasang di sepanjang Kuningan atau di Kokas (Kota Kasablanka). Di sana parah tuh macetnya," ujar Himawan. (Rangga Baskoro)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved