Breaking News:

VIDEO: Museum AH Nasution Ramai Dikunjungi Warga

Masyarakat ramai mengunjungi Museum Jenderal Besar DR AH Nasution di kawasan Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (1/10).

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, MENTENG -- Masyarakat ramai mengunjungi Museum Jenderal Besar DR AH Nasution di kawasan Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (1/10).

Museum yang dibangun untuk mengingat tragedi G30S di tahun 1965 ini didatangi oleh ribuan pengunjung sejak tadi pagi.

Hal tersebut terpantau dari daftar buku tamu yang ditulis oleh para pengunjung sebelum berkeliling area museum.

Pantauan Warta Kota, halaman di dalam area museum tak lagi bisa menampung mobil-mobil pengunjung.

Oleh sebab itu, pengunjung lain terpaksa memarkirkan kendaraannya di bibir Jalan Teuku Umar.

Di dalam area, mereka pun melihat-lihat replika patung-patung yang menggambarkan kejadian pada saat Pasukan Tjakrabirawa mengepung rumah Jenderal AH Nasution.

"Saya memang sengaja bawa cucu untuk memperkenalkan sejarah Indonesia. Karena kalau nonton filmnya kan sudah, terus tinggal melihat museumnya," tutur Zaitun (60) pengunjung asal Bekasi di lokasi.

Zaitun yang membawa serta dua anak dan dua cucunya itu mendukung program pemerintah yang memperbolehkan kembali menonton film G 30 S lantaran hal tersebut dianggap sebagai sebuah pembelajaran kepada cucu-cucunya.

"Mendukung sekali ya. Walau bagaimana pun kelamnya kondisi pada saat itu. Itu lah yang terjadi. Itu lah yang kini menjadi bagian dari sejarah Indonesia," ujar Zaitun.

Pengunjung lain bernawa Dewi (42) mengaku baru sekali mengunjungi Museum Jenderal Besar DR AH Nasution.

Suasana halaman dalam Museum Jenderal Besar DR AH Nasution di kawasan Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (1/10).
Suasana halaman dalam Museum Jenderal Besar DR AH Nasution di kawasan Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (1/10). (Rangga Baskoro)

Momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh di setiap tanggal 1 Oktober menyebabkan Dewi akhirnya mengunjungi lokasi museum.

"Pas juga kan momennya pas peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Apalagi isu diperbolehkannya kembali menonton film G 30 S sedang hangat-hangatnya," ujar Dewi.

Untuk memasuki museum, pengunjung tak dikenakan biaya. Anda hanya perlu mengisi daftar tamu.

Tersedia pula kotak sumbangan yang diletakkan di depan pintu bagi pengunjung yang ingin menyumbang. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved