Breaking News:

Isu Kebangkitan Komunis

Tan Po Goan Pengacara DN Aidit Bongkar Kecerdikan Kliennya Kelabuhi Polisi dan Hakim

DN Aidit dan Lukman, dua pentolan PKI, pernah berurusan dengan pengadilan. Pembelanya adalah pengacara etnis Tionghoa ini.

Editor: Suprapto
intisarionline
Dipa Nusantara Aidit 

WARTAKOTA, PALMERAH--Sekitar 15 tahun sebelum geger 1965, Dina Nusantara (DN) Aidit dan Loekman, dua pentolan PKI, pernah berurusan dengan pengadilan.

Bukan karena makar, bukan pula karena berpihak kepada Belanda.

Mereka disidang gara-gara jadi penumpang gelap di sebuah kapal jurusan Tanjung Priok – Hong Kong

Bagaimana bisa Aidit dan Lukman terdampar di kapal ini, dan dan vonis apa yang akhirnya mereka dapatkan,  pengacara mereka Tan Po Goan, pernah menuliskannya untuk Intisari edisi Desember 1977.

***

Tentu saja bukan sesudah 30 September 1965, tapi permulaan tahun 1950, tidak lama setelah penyerahan kedaulatan oleh Belanda.

Waktu itu, Ibu Moedigdio, mertua Aidit, datang pada saya untuk memberitahu bahwa menantunya dan Loekman ditahan di Tanjung Priok dan akan diadili keesokan harinya oleh Pengadilan Negeri Priok. Kejahatannya?

Baca: Bima Arya Jadikan Bogor sebagai City of Runners

Menjadi penumpang tanpa karcis pada sebuah kapal KPM yang sedang dalam pelayaran dari  Tanjung Priok ke Hongkong.

Perbuatan ini memang dapat dihukum menurut pasal 472 bis K.U.H.P. dengan hukuman maksimal 3 bulan penjara.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved