Kamis, 23 April 2026

Liga 1

Persija Jakarta Ingin Kembali ke Jalur Kemenangan

Asa Persija untuk terus merangsek naik di papan klasemen sempat mandeg setelah pekan lalu hanya bermaim imbang 1-1 kontra Arema FC

Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Sabtu (30/9/2017) halaman 10 

WARTA KOTA.COM - Persija Jakarta ingin kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PS TNI pada pekan ke-27 Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (30/9/2017).

Meski demikian, Macan Kemayoran tetap mewaspadai kebangkitan The Army.

Asa Persija untuk terus merangsek naik di papan klasemen sempat mandeg setelah pekan lalu hanya bermaim imbang 1-1 kontra Arema FC.

Macan Kemayoran tertahan di posisi keenam kasemen dengan 43 poin dari 26 laga.

Untuk itu, Persija harus memaksimalkan poin dalam laga kandang kali ini jika ingin posisi mereka di klasemen terus naik.

Apalagi, kali ini Macan Kemayoran bermain di kandang. Sejauh ini, mereka memiliki modal kandang yang bagus.

Sandi Darma Sute dkk kuat di kandang dan hanya sekali kehilangan tiga angka. Selebihnya, mereka meraih tiga kemenangan dan sekali imbang

Pelatih Persija Stefano Rodriques Cugurra "Teco" berharap, skuad asuhannya menyadari betul betapa pentingnya laga ini untuk memperbaiki posisi di klasemen, mengingat kompetisi hanya menyisakan delapan laga nanti.

Itu artinya, setiap kesempatan untuk meraih tiga poin tidak boleh disia-siakan. Apalagi, mereka bermain di kandang sendiri dan di hadapan Jakmania.

"Kami harus menang jika ingin memperkokoh posisi di papan atas. Selain itu, kami tak boleh mengecewakan Jakmaina yang sudah datang ke Stadion. Pemain harus punya nyali untuk memenangi laga ini," ujarnya.

Baca: Alvaro Morata Punya Banyak Motivasi untuk Menjinakkan Manchester City

Teco meminta anak-anak asuhnya tak meremehkan PS TNI, meski performa The Army sedang dalaam situasi fluktuatif.

Ia menyebutkan, timnya tetap harus bekerja keras jika ingin menang.

"Tentu, PS TNI membutuhkan poin untuk menjauhi zona degradasi. Kerja keras mereka bisa menyulitkan kami," ucap pria yang karib disapa Teco tersebut.

PS TNI memang mengalami tren buruk dalam sembilan delapan pertandingan. The Army hanya mampu meraih satu kali menang, sekali imbang, dan enam kali kalah.

Akibatnya, Elio Martin dkk dkk harus puas menduduki posisi ke-14 klasemen dengan 29 poin dari 26 kali laga.

Hasil buruk ini membuat manajemen PS TNI memutuskan kontrak Pelatih Ivan Kolev dan menggantikannya dengan Rudy Eka Priyambada.

Rudy pun sukses di debut perdananya pekan lalu. Ia mengantar timnya mengalahkan Mitra Kukar 2-1.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Sabtu (30/9/2017)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved