Sekolah Kidea Podomoro Preschool Sudah Pecat Guru yang Kasari Siswinya
Video viral guru yang menganiaya muridnya dibenarkan pihak sekolah Kidea Podomoro Preschool and Kindergarten
WARTA KOTA, TANJUNG DUREN -- Viral video rekaman CCTV seorang guru Kidea Podomoro Preschool and Kindergarten memperlakukan seorang muridnya dengan kasar melalui pesan berantai aplikasi Whatsapp dibenarkan pihak sekolah.
Kejadian itu diketahui terjadi di ruang kelas pada Jumat 22 September 2017 yang terlihat dalam rekaman Closed Circuit of Television (CCTV) pihak sekolah.
Dalam video yang berdurasi 38 detik tersebut, terlihat seorang guru tak segan menarik dan menghentak seorang siswi ke lantai sebuah ruangan kelas.
Siswi dalam video tersebut terlihat ketakutan dan menangis. Meski demikian, guru tersebut terus menarik dan menunjukkan mimik muka marah.
Seorang guru lainnya tampak berada di ruangan yang sama. Namun guru tersebut seperti tak memperhatikan tindakan kasar guru lainnya dan sibuk mengerjakan tugasnya.
Sekolah ini terletak di kawasan Apartemen Mediterania Garden Residence I, Tower Azalea Jalan Tanjung Duren Kav 5-9, Jakarta Barat.
Kepala Sekolah Kidea Podomoro Preschool and Kindergarten, Margareta K memberikan klarifikasinya terkait video guru bertindak kasar kepada seorang muridnya yang belakangan beredar luas.
"Benar telah terjadi tindakan seperti yang yang terlihat dalam video yang viral di media sosial. Video itu adalah rekaman salah satu CCTV kami di ruang kelas, Jumat 22 September 2017," ujar Margareta, Jumat (29/9).
Perbuatan guru tersebut, kata dia, terungkap setelah orangtua murid melaporkan anaknya tidak mau sekolah pada Senin, 25 September 2017.
"Kami lalu berinisiatif, bersama dengan orang tua murid, mengecek CCTV untuk melihat apa yang dialami murid kami hingga takut masuk sekolah," ucap dia..
Setelah melihat video tersebut, pihak sekolah terkejut dan menyesalkan tindakan guru itu.
Baca: Hah, Guru Cantik Berambut Pirang Ini Nekat Perkosa 2 Siswanya Diancam 25 Tahun
Meskipun baru dua bulan mengajar di sekolah itu, guru itu sudah memiliki pengalaman 10 tahun sebagai guru.
"Kami langsung mengonfirmasi isi rekaman video kepada guru tersebut dan memberhentikan yang bersangkutan," ungkapnya.
Dia menjelaskan pihak sekolah memberikan rekaman video tersebut ke orang tua murid yang bersangkutan karena prinsip keterbukaan yang kami kedepankan.
Setelah memberhentikan oknum guru tersebut, hubungan sekolah dengan orang tua murid yang bersangkutan, baik-baik saja.
"Orang tua tidak memperpanjang masalah dan mengapresiasi sikap tegas kami pada oknum guru tersebut," pungkasnya.
Dia menegaskan bahwa saat ini anak murid-murid pun tetap bersekolah sampai dengan hari ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170929-sekolah-kidea-podomoro_20170929_123302.jpg)