Breaking News:

Isu Kebangkitan Komunis

Minta Masyarakat Jangan Gelar Aksi 299, Maruf Amin: PKI Sudah Mati

Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mengimbau masyarakat tak melakukan aksi pada Jumat (29/9/2017) besok.

Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Ma'ruf Amin di kediamannya di Lorong 27, Kelurahan Koja, Koja, Jakarta Utara, Senin (17/4/2017). 

WARTA KOTA, KOJA - Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mengimbau masyarakat tak melakukan aksi pada Jumat (29/9/2017) besok.

Aksi yang disebut 299 itu bertujuan untuk menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Aksi yang digelar di depan Gedung DPR/MPR tersebut juga bertujuan menolak kebangkitan kembali Partai Komunis Indonesia.

Baca: Profesor Ini Tanggapi Negatif Pembangunan Koridor 13 Transjakarta dan Simpang Susun Semanggi

"Menurut saya, sebenarnya sudah tidak perlu lagi ada demo-demo itu. Sebab, kita berjalan saja sesuai dengan mekanismenya," ujar Ma'ruf di Koja, Jakarta Utara, Rabu (27/9/2017).

Ma'ruf berpandangan, aksi 299 tak perlu dilakukan. Sebab, PKI sudah tak ada lagi di Indonesia.

Hal itu juga sudah menjadi keputusan dalam Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia.

Di mana ditetapkan bahwa seluruh komponen negara melarang kemunculan PKI di Indonesia.

"Seharusnya soal PKI itu sudah selesai. Orang PKI sudah tidak ada, sudah mati semua. Sudah puluhan tahun. Saya waktu itu masih muda, dan saya ikut zaman-zaman Nasakom. Dan kita anggap masalah PKI itu sudah selesai. Sudah menjadi keputusan MPRS," tuturnya.

Baca: Jokowi: Tidak Ada Satu Lembaga Negara Pun yang Memiliki Kekuasaan Absolut

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved