Breaking News:

Korupsi KTP Elektronik

Formappi: DPR Dibajak untuk Selamatkan Setya Novanto

Tak hanya Novanto, menurut Sebastian, langkah tersebut juga ditujukan untuk menyelamatkan para anggota DPR yang terindikasi terjerat kasus proyek e-KT

istimewa
Setya Novanto di Rumah Sakit 

WARTA KOTA, MENTENG - Pengamat Politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Sebastian Salang mengatakan, saat ini DPR sedang 'dibajak' untuk menyelamatkan ketuanya, Setya Novanto.

Sebab, hingga kini tidak ada langkah untuk menonaktifkan atau menggantikan Ketua DPR, yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP.

Tak hanya Novanto, menurut Sebastian, langkah tersebut juga ditujukan untuk menyelamatkan para anggota DPR yang terindikasi terjerat kasus proyek e-KTP.

Baca: Panglima TNI Takkan Biarkan Veteran Ditelantarkan

"(Novanto) Jadi tersangka enggak ada sikap DPR, apakah dinonaktifkan, malah pimpinan DPR gunakan lembaga itu, dia kirim surat untuk menghambat proses di KPK," kata Sebastian Salang saat ditemui di D'Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

"DPR sudah dibajak untuk menyelamatkan ketuanya (Novanto) dan sejumlah rekan lain. Kalau nanti ketuanya selamat, turunannya akan selamat," sambung Sebastian Salang.

Bahkan, Sebastian mencontohkan, pembentukan Panitia Khusus Hak Angket KPK juga dijadikan alat politik untuk menghambat proses penegakkan hukum yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupai (KPK).

Baca: Politikus PDIP: Sebagai Orang Muslim, Saya Gagal Paham dengan Doa Tifatul Sembiring

Sebastian juga menilai proses pembentukan Pansus Hak Angket KPK dirasa memaksakan. Hal itu terlihat sejak awal disahkannya Pansus Hak Angket KPK yang tidak didukung oleh beberapa fraksi di DPR.

"Pansus dipakai alat politik untuk menghambat proses penegakan hukum yang sedang dilakukan KPK, karena sejumlah sahabat mereka sedang jadi target," ulasnya. (Fransiskus Adhiyuda)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved