BNN Gagalkan Upaya Penyeludupan Sabu-sabu dan Ekstasi Lewat Perairan

BNN kembali berhasil menggagalkan usaha penyelundupan narkotika yang dikirimkan dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut.

BNN Gagalkan Upaya Penyeludupan Sabu-sabu dan Ekstasi Lewat Perairan
Warta Kota/Joko Supriyanto/M13
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso, Rabu (27/9/2017) Badan mengungkapkan penggagalan penyelundupan narkotika yang akan dikirimkan dari Malayasia ke Indonesia melalui jalur laut. kembali mengungkapkan penggagalan penyelundupan narkotika yang akan dikirimkan dari Malayasia ke Indonesia melalui jalur laut. 

WARTA KOTA, CAWANG -- Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali berhasil menggagalkan usaha penyelundupan narkotika yang dikirimkan dari Malayasia ke Indonesia melalui jalur laut.

Polisi telah mencokok tiga pelaku penyelendupan, MH, MS, dan IB sekaligus menyita 139.692 gram sabu-sabu dan 42.500 butir ekstasi. Selain itu polisi juga mengendus bahwa upaya penyelundupan ini dikendalikan  dari dalam penjara.

Kepala BNN, Komjen Budi Waseso, Rabu (27/9/2017) menjelaskan, ketiga pelaku tersebut mempunyai peran masing-masing. IB berperan sebagai pengendali, sedangkan MH dan MS bertugas sebagai kurir.

Budi juga menyebutkan, sekali pengiriman mereka berhasil mengantungi puluhan juta. Karena setiap satu kilogram pengiriman, para pelaku diberi upah Rp 10 juta.

"Jadi tinggal dikalikan saja berapa upah yang mereka dapat jika mengirim sampai ratusan kilo narkoba," kata Budi Waseso.

Terkait digunakannya lagi jalur laut untuk penyelendupan narkoba ini, Budi Waseso menjelaskan, perairan Indonesia merupakan akses favorit mereka. Transaksi biasanya dilakukan pada malam hari sekitar pukul 02.00 dinihari sampai dengan 05.00 WIB.

Pada bagian lain, Budi menjelaskan, terungkapnya aksi penyelundupan tersebut dimulai dengan pelaporan warga tentang adanya penyelundupan narkoba dengan menggunakan kapal boat.

Tak lama setelah mendapatkan laporan itu, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Benar, kata Budi, di loaksi terdapat sebuah kapal boat jenis Oscadon terdampar di pesisir pantai Ujung Curam, Kuala Gelumpang, Kuta Bijai, Aceh Timur.

"Kapal itu kosong karena pelaku sudah mengetahui kalau kami datang. Makanya mereka bergegas kabur," katanya.

Namun berbekal informasi yang diperoleh petugas, pelaku MH dan MS berada di kawasan Blang Mangat, Aceh Utara. Petugas pun bertolak ke lokasi yang dimaksud.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved