Breaking News:

Pendakian Gunung Kinabalu

Bersama Anak Mendaki Gunung Kinabalu (2)

Pendakian Gunung Kinabalu (4.095m), pucuk daratan tertinggi di Pulau Kalimantan menjadi salah satu magnet wisatawan berkunjung ke Sabah, Malaysia.

Dokumen pribadi
Pemandangan dari puncak Kinabalu. 

ETAPE pertama, kami harus melewati jalur bebatuan yang masih ditumbuhi vegetasi. Jalan berundak-undak yang rapi sudah dibuat dari kayu, menyelingi tanah dan batu-batu granit kokoh yang kami pijak.

Selepas batas vegetasi, tibalah kami di etape kedua, medan batu di udara terbuka. Hari masih gelap dan angin masih berhembus kencang.

Titik-titik embun juga membasahi permukaan rain coat. Hoodie atau penutup kepala di rain coat atau wind breaker harus kami gunakan untuk mengurangi rasa dingin yang tanpa ampun menghantam kepala dan kulit di muka.

Tak ada lagi tumbuhan yang bisa hidup. Pada etape ini, kemiringan jalur dapat mencapai lebih dari 30 derajat. Itu sebabnya, disediakan tali-tali besar yang dapat dipakai sebagai pegangan atau pengaman, sekaligus penunjuk jalan.

Batas vegetasi.
Batas vegetasi. (Dokumen pribadi)

Kami harus berjuang menembus batas vegetasi mengingat oksigen yang makin menipis. Batas waktu yang tersedia, membuat kami tidak boleh beristirahat terlalu lama setiap kali ngos-ngosan kehabisan nafas.

Sesekali gerimis yang lewat karena terbawa awan, masih kami rasakan menyiram muka dan lapisan terluar pakaian kami.

Kalau dalam perjalanan sehari sebelumnya, Bumi, anak saya, termasuk 3 orang pertama yang sampai di penginapan, di perjalanan pagi ini, dia tampak kesulitan mengejar rombongan di depan.

Secara fisik, Bumi masih nampak tangguh. Tapi semangatnya meluntur ketika kami tiba di medan terbuka bertali.

Didampingi seorang guide, saya membantunya melewati medan bertali yang sebagian di antaranya juga dilewati aliran air.

Mendaki batuan terjal menuju puncak.
Mendaki batuan terjal menuju puncak. ()

Waktu sudah menunjukkan pukul 04.30. Saya tidak mengalami kesulitan melewati track ini. Namun sebaliknya dengan Bumi. Ia tampak cukup kewalahan.

Halaman
1234
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved