Pendemo Tolak SSA di Depok, Sampaikan Hasil Survey Warga ke Pemkot Depok

Nuryadin berharap hasil survey yang mereka lakukan dalam rentang waktu 20-24 September itu bisa dijadikan acuan Pemkot Depok untuk membatalkan SSA.

Pendemo Tolak SSA di Depok, Sampaikan Hasil Survey Warga ke Pemkot Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ratusan warga dan pedagang penentang kebijakan sistem satu arah (SSA) di Depok, berunjuk rasa di depan Balai Kota Depok, Rabu (27/9/2017). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Ratusan warga dan pedagang penentang kebijakan sistem satu arah (SSA) di Depok, berunjuk rasa di depan Balai Kota Depok, Rabu (27/9/2017).

Mereka akhirnya sempat diterima sejumlah pejabat terkait.

Perwailan warga diterima Kepala Satpol PP Kota Depok Dudi Mir’az, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Depok Gandara Budiana dan Kapolsek Pancoran Mas AKP Rony, di aula Balai Kota Depok.

Kepada pejabat terkait, perwakilan warga dari forum RW Kelurahan Depok Jaya dan pedagang di jalur SSA menyampaikan hasil survey atau jajak pendapat warga sekitar jalur SSA atas kebijakan SSA itu.

"Dari hasil survey ke sekitar 500 warga dan pedagang di jalur SSA, sebanyak 90 persen lebih menolak SSA dan meminta SSA dibatalkan. Secara rinci, kami serahkan semua datanya ke Kadishub dan Kasatpol PP dalam sebuah buku," kata Nuryadin Wakil Ketua RW 03, Kelurahan Depok Jaya, selaku penanggung jawab aksi, Rabu (27/9/2017).

Nuryadin berharap hasil survey yang mereka lakukan dalam rentang waktu 20-24 September itu bisa dijadikan acuan Pemkot Depok untuk membatalkan kebijakan SSA.

Selain itu kata dia warga juga menyerahkan keranda jenasah ke pejabat terkait Pemkot Depok, berikut boneka jenasah dalam aksi tersebut.

Keranda yang diserahkan dibalut kain hitam dan bertuliskan Turut Berduka Cita, Matinya Hati Nurani Pemimpin Depok'. 

"Pemberian keranda jenasah berikut isinya, sebagai simbol bahwa aspirasi kami sebagai warga yang sangat dirugikan dengan kebijakan SSA oleh, Pemkot Depok, sama sekali tidak di dengar. Keranda jenasah sebagai tanda matinya hati nurani pemimpin Kota Depok," kata Nuryadin.

Seperti diberitakan, bahwa di tengah guyuran hujan sedang, ratusan warga dan pedagang yang berunjuk rasa menolak sistem satu arah (SSA) di Depok, mulai bergerak berjalan kaki dari titik kumpul mereka di Jalan Dewi Sartika menuju ke Balai Kota Depok, Rabu (27/9/2017) siang.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved