Sea Games 2017

WO di SEA Games 2017, Tim Sepak Takraw Putri Berharap Bisa Tampil di Asian Games 2018

Keputusan walk out berlanjut hingga keesokan harinya, di mana tim Indonesia tidak hadir dalam pertandingan melawan Filipina.

Warta Kota/Banu Adikara
Pelatih sepak takraw Indonesia, Asri Syam 

WARTA KOTA, KELAPA GADING - Keputusan walk out (meninggalkan pertandingan_red) yang dilakukan tim beregu sepak takraw putri di SEA Games 2017 bulan lalu masih diproses lebih lanjut oleh Federasi Sepak Takraw Internasional (ISTAF).

Seperti yang sudah diketahui, tim beregu putri sepak takraw Indonesia melakukan walk out karena merasa dicurangi wasit saat tengah bertanding melawan tuan rumah Malaysia pada 20 Agustus lalu.

Merah Putih memutuskan hengkang dari gelanggang setelah beberapa kali servis mereka dinyatakan foul oleh wasit Muhammad Radi asal Singapura.

Baca: Sejak Set Pertama Tim Sepak Takraw Indonesia Sudah Dicurangi Wasit

Keputusan walk out berlanjut hingga keesokan harinya, di mana tim Indonesia tidak hadir dalam pertandingan melawan Filipina.

Aksi walk out ini sontak mengundang pro dan kontra di media sosial.

Banyak yang bersimpati, namun tak sedikit juga yang kecewa dan menganggap para pemain tidak berjiwa ksatria karena tidak bertempur sampai selesai.

Baca: Sepak Takraw Bidik Dua Emas di Asian Games 2018

Pelatih sepak takraw Indonesia, Asri Syam menuturkan bahwa hingga Selasa (26/9)/2017, belum ada sanksi yang dijatuhkan oleh ISTAF ke pihak manapun.

Asri menuturkan, pun nantinya tim beregu putri dijatuhkan sanksi oleh ISTAF, ia berharap sanksi yang dijatuhkan tidak terlalu memberatkan pihaknya.

Apalagi, jika kasus ini berbuntut tim tidak bisa tampil di Asian Games 2018 sebagai tuan rumah tahun depan.

"Sanksi ada macam-macam. Bisa berupa teguran, dan yang terberat adalah dilarang mengikuti kejuaraan internasional berikutnya. Kami tentu berharap sanksinya tidak membuat kami tidak bisa tampil di Asian Games 2018, " kata Asri.

Asri melanjutkan, jika memang ISTAF nantinya menjatuhkan sanksi terberat, pihaknya akan melakukan banding.

"Kami punya alasan dan jawaban sendiri mengapa keputusan walk out kami ambil saat itu. Sekarang ini kami sedang tunggu prosesnya,"  katanya. (kar)

Penulis: z--
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved