Breaking News:

Daerah Penyangga Kerap Dijadikan Tempat Singgah Teroris

Brigjen Pol Rikwanto menyebut bahwa wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang, rawan atas tindakan terorisme maupun kejahatan lain.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Andy Pribadi
Kompas.com
Densus 88 usai mengamankan teroris. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, menyebut bahwa wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang, rawan atas tindakan terorisme maupun kejahatan lain.

Pasalnya, wilayah tersebut menjadi tempat singgah para pelaku, sebelum menjalankan aksinya di Jakarta.

"Tidak hanya Bekasi, tapi juga wilayah penyangga lainnya. Mereka biasanya mengontrak di daerah karena lebih murah," kata Rikwanto, di Mapolres Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Bekasi, Senin (25/9/2017).

Dimana jika dibandingkan harga sewa kontrakan di Jakarta mencapai jutaan rupiah. Sementara di daerah penyangga hanya berkisar Rp 300.000 sampai Rp 500.000 per bulan.

"Di daerah penyangga ini, sangat memungkinkan pelaku-pelaku kejahatan dan teroris menginap dahulu sebelum beraksi di pusat kota," katanya.

Karena itu, harus ada Polres-Polres dan Polsek-Polsek di daerah penyangga itu yang aktif memantau lingkungannya bersama warga.

Salah satunya dengan membuat wadah silahturahmi untuk warga.

"Dengan adanya wadah silahturahmi ini, jika ada masalah atau konflik bisa segera diredam dan tidak membesar. Karena kita negara yang berdasarkan pancasila mengedepankan toleransi dan menyelesaikan masalah secara elegan," katanya. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved