Aksi Pembubaran Sabtu Ceria, Joker Diadukan ke Polisi
Dari pengakuanya, Joker merasa terganggu ketika pulang kerja di lantai bawah saat mengerjakan toren air masjid.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto
WARTA KOTA, CAKUNG -- M. Nasoem Sulaiman alias Joker terpaksa diadukan ke aparat kepolisian setelah aksinya sempat meresahkan warga yang tengah melangsungkan peribadatan di Rusun Pulogebang, Jakata Timur.
Kejadian yang berlangsung pada Sabtu (23/9) pukul 18.30 wib, bermula ketika ada kegiatan ibu-ibu dilantai 3 blok F Rusunawa Pulogebang sedang mengadakan kegiatan sekolah anak Sabtu Ceria komunitas Kristen Manado.
Baca: VIDEO: Pria Bawa Kampak dan Golok Bubarkan Acara Keagamaan Anak-anak di Rusunawa Pulogebang
Menurut saksi mata, Jaelani mengatakan ketika kegiatan di lantai 3 berlangsung, datanglah Joker dengan membentak-bentak bahwa dia merasa terganggu dengan kegiatan tersebut.
"Yang bersangkutan ini selesai bekerja langsung mendatangi tempat acara serta marah marah dengan membuat gaduh, teriak teriak memaki ibu ibu dengan menenteng gergaji besi dan kampak," kata Jaelani selaku Ketua RT setempat, Minggu (24/9)
Dari pengakuanya, Joker merasa terganggu ketika pulang kerja di lantai bawah saat mengerjakan toren air masjid.
Atas perbuatan tersebut beberapa anak-anak yang berada di lokasi pun ketakutan karena Joker marah-marah dengan membawa senjata tajam.
Selanjutnya para orang tua yang berada dilokasi tersebut melakukan pelaporan atas tindakan yang meresahkan itu ke Polsek Cakung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170924pria-bawa-kampak-dan-golok-bubarkan-acara-keagamaan-anak-anak-di-rusunawa-pulogebang3_20170924_121205.jpg)