Breaking News:

Puluhan Industri Kecil Menengah Tangsel Ikut Proses Akurasi

Kurasi ini bertujuan untuk memberi bimbingan agar pengusaha IKM mampu bersaing di event nasional maupun internasional.

Warta Kota/tri broto
Petugas Disperindag Kota Tangsel tengah mendata produsen dan produk yang ikut serta dalam proses akurasi yang digelar di Ruang Gintung Lantai 4 Puspemkot Tangsel, Selasa (19/9/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Tri Broto

TANGSEL, WARTA KOTA- Sebanyak 55 pengusaha industri kecil menengah (IKM) mengikuti proses kurasi di Ruang Gintung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Puspemkot Tangsel), Selasa (19/9/2017) siang.

Beragam produk yang diikutsertakan dalam akurasi itu antara lain tas, busana, asesori, serta makanan dan minuman ringan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan, dr Maya Mardiana MARS.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan, dr Maya Mardiana MARS. (Warta Kota/tri broto)

Ke 55 pengusaha IKM itu ikut dalam akurasi bukan dari proses seleksi melainkan berdasarkan minat masing-masing pengusaha IKM atas program akurasi.

Sebelumnya, Disperindag Kota Tangsel membuka pengumuman terkait akurasi, namun hanya 55 pengusaha yang mendaftar.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Disperindag Kota Tangsel itu bertujuan sebagai bimbingan terhadap para pengusaha IKM agar dapat meningkatkan baku mutu dan melengkapi legalitas, hingga dapat bersaing di pasar.

"Era persaingan begitu ketat. Untuk itu produk buatan IKM Tangsel perlu terus disempurnakan sesuai SNI sehingga di pasar nasional dapat bersaing," kata Kepala Dinas Perindag Tangsel, drg Maya Mardiana, MARS kepada Warta Kota di sela acara.

Pihak Tangsel sendiri, lanjut Maya, melalui kegiatan akurasi ini bisa mendapatkan data pengusaha IKM.

"Mana yang bisa kita dorong dan fasilitasi, misalnya produk belum sesuai SNI dan label halal harus kita support," kata Maya. 

Sementara itu, Kabid Perindag Tangsel, Ferry B, menambahkan, kegiatan akurasi itu dilakukan rutin setiap tahun, namun baru tahun ini akurasi dilakukan secara detil.

Di Tangsel sendiri ada sedikitnya 1.000 pengusaha IKM, di mana setiap tahun selalu bertambah jumlahnya.

Menurut Ferry P, program akurasi ini sekaligus untuk memberi semangat para pengusaha IKM untuk terus mengembangkan usahanya.

Dalam waktu dekat ini, mereka yang lolos akurasi dapat diikutsertakan ke pameran skala nasional dan regional.

Untuk skala nasional yang terdekat adalah Trade Expo Indonesia (TEI) yang digelar Kementerian Perdagangan di ICE BSD City, Serpong, pada 11 sampai 15 Oktober 2017.

"Harapannya semua bisa lolos. Sementara untuk skala regional akan digelar Banten Trade Expo 2017 pada pertengahan Oktober mendatang," kata Ferry. (ito)

Penulis:
Editor: Tri Broto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved