Breaking News:

IKM Tangsel Berharap Tampil di Ajang Trade Expo Indonesia

Harapannya dengan tampil di TEI produknya bisa dikenal secara luas dan bisa mengembangkan usahanya lebih besar.

Penulis: | Editor: Tri Broto
Warta Kota/tri broto
Petugas Disperindag Kota Tangsel tengah mendata produsen dan produk yang ikut serta dalam proses akurasi yang digelar di Puspemkot Tangsel, Selasa (19/9/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Tri Broto

TANGSEL, WARTA KOTA-- Sejumlah pengusaha Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Tangerang Selatan sangat berharap bisa tampil di ajang nasional Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD City, Serpong, pada 11 sampai 15 Oktober 2017.

Harapan itu terlontar dari para pengusaha IKM yang ikut proses akurasi di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Selasa (19/9/2017) siang.

"Terus terang siapa pun pengusaha IKM pasti senang bisa menembus event nasional. Itu sebabnya, saya berharap lewat akurasi ini bisa tampil di sana," ujar Atty Ratyarih Adiwigati, produsen tas berlabel arula, saat ditemui Warta Kota di sela acara.

Atty mengungkapkan, sejak tahun 2009 menggeluti bisnis produk tas wanita, hanya bisa memasarkan lewat media sosial dan serangkai pameran atau bazaar.

Harapannya dengan tampil di TEI produknya bisa dikenal secara luas dan bisa mengembangkan usahanya lebih besar.

Atty mengaku memproduksi 200 tas setiap bulannya di kediamannya di daerah Tangsel.

Harga jual tasnya di kisaran Rp 200.000 sampai Rp 350.000 per buah.

Hal senada disampaikan Mbay Siti Masyitoh yang memproduksi busana muslimah bercorak batik berlabel Kazoku.

"Tentu saja dengan ikut akurasi ini kan saya jadi tahu di mana letak kekurangannya serta pesyaratan lain agar bisa bersaing di luar," tutur pensiuan sebuah BUMN ini.

Mbay mengaku belum pernah mengikuti event skala besar seperti TEI yang diadakan oleh Kementerian Perdagangan.

Proses akurasi itu digagas oleh Dinas Perindag Kota Tangsel yang diikuti oleh 55 pengusaha IKM.

Beragam produk yang diikutkan dalam proses akurasi itu antara lain tas wanita, asesori, busana, hingga makanan dan minuman ringan.

Kepala Dinas Perindag Kota Tangsel, dr Maya Mardiana MARS, mengatakan, penyelenggaraan akurasi ini dimaksudkan sebagai bimbingan agar produk-produk yang dihasilkan IKM memenuhi syarat dan sesuai standar nasional indonesia serta mampu memiliki daya saing.

"Hari ini bisa jadi momentum yang banyak manfaatnya, baik kepada produsen sendiri juga kepada konsumennya. Harapan saya semua peserta yang ikut akurasi bisa lolos dan bisa hadir di event-event skala nasional dan internasional," ucapnya saat ditemui Warta Kota. (ito)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved