Breaking News:

BNK Tangerang akan Sosialisasikan Peredaran Obat Terlarang untuk Apoteker

Peredaran obat ilegal makin menjamur di Kota Tangerang. Bahkan obat - obatan jenis psikotropika ini bebas penjualannya di sejumlah toko.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dian Anditya Mutiara
Warta Kota/Adhy Kelana
Suasana perdagangan obat di toko obat di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, 

WARTA KOTA, TANGERANG - Peredaran obat ilegal semakin menjamur di wilayah Tangerang.

Bahkan obat - obatan jenis psikotropika ini bebas penjualannya di sejumlah toko.

Menanggapi persoalan tersebut, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang langsung bereaksi.

Kepala BNK Tangerang, Dedi Sutardi memberikan sosialiasi terkait bahayanya menjual obat - obatan itu tanpa resep dokter ke masyarakat.

"Kami akan panggil dan mengumpulkan Apoteker yang ada di Tangerang ini," ujar Dedi kepada Warta Kota, Selasa (19/9/2017).

Baca: Diterpa Isu Pil PCC, Omzet Pasar Pramuka Anjlok 60 persen

Ia menyebut hal tersebut sebagai bentuk upaya pencegahan.

Terlebih perlunya pemahaman masyarakat mengenai efek apabila mengonsumsi obat - obatan ilegal itu.

"Karena Apotek dan toko- toko harus selektif dalam menjual obat - obatan kepada masyarakat," ucapnya.

Dedi sempat menyinggung perihal banyaknya kasus yang timbul terkait peredaran obat - obatan tipe keras ini.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved