Breaking News:

RS Swasta di Depok Dituntut Pasang Spanduk Terima Pasien Miskin

Ratusan warga miskin Kota Depok yang tergabung dalam Dewan Kesehatan Rakyat menggelar aksi unjuk rasa simpatik Peduli Debora, Jumat (15/9)

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Aksi massa warga miskin Depok dalam DKR Depok Jumat (15/9). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Ratusan warga miskin Kota Depok yang tergabung dalam Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok, menggelar aksi unjuk rasa simpatik Peduli Debora di depan Balai Kota Depok, Jumat (15/9/2017) siang.

Sebelumnya mereka melakukan longmarch di Jalan Margonda dari lampu merah Ramanda menuju Balai Kota Depok.

Massa sempat bermanuver berorasi di depan RS Mitra Keluarga di Jalan Margonda, Depok.

Aksi massa warga miskin Depok dalam DKR Depok Jumat (15/9).
Aksi massa warga miskin Depok dalam DKR Depok Jumat (15/9). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Dalam tuntutannya ke Pemkot Depok, massa yang membawa puluhan spanduk dan poster ini, meminta Pemkot Depok memanggil dan menekan semua rumah sakit swasta di Depok untuk memperbaiki sistem pelayanannya terutama bagi warga miskin.

Sebab kasus seperti yang terjadi pada bayi Debora di RS Mitra Kalideres, nyaris menimpa bayi Omar Rasyiqul Aminulloh, anak pertama pasangan keluarga miskin, Edy Syahal dan Desy, warga Beji, Depok, yang lahir prematur 24 Agustus 2017 lalu.

Bayi Omar yang kritis sempat ditolak di 16 rumah sakit swasta di Depok agar mendapat perawatan di ruang NICU-PICU.

Disinyalir penolakan dilakukan karena bayi Omar merupakan pasien keluarga miskin yang tidak memiliki biaya uang muka.

Ketua DKR Depok Roy Pangharapan selaku kordinator aksi menuturkan mereka meminta Pemkot Depok memastikan kembali bahwa rumah sakit swasta di Depok tidak boleh menolak pasien miskin.

"Jika menolak pasien miskin, izin rumah sakit mesti dicabut," kata Roy.

Perwakilan massa warga miskin Depok dalam DKR Depok saat diterima oleh Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Depok Eni Ekasari dan Kasie Jaminan Dinkes Depok Umi, Jumat (15/9).
Perwakilan massa warga miskin Depok dalam DKR Depok saat diterima oleh Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Depok Eni Ekasari dan Kasie Jaminan Dinkes Depok Umi, Jumat (15/9). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Untuk memastikan komitmen itu, Roy meminta Pemkot Depok mewajibkan semua rumah sakit swasta di Depok memasang spanduk yang paling tidak berbunyi "Rumah Sakit Ini Menerima Pasien Miskin".

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved