Lapas Gunung Sindur Bakal Disulap Jadi Lapas Khusus Narkoba

Rencananya juga akan ada penerapan sistem satu orang satu sel. Jadi satu orang satu kamar sehingga tidak disatukan,

Tribun Bogor
ILUSTRASI - Rombongan pengawalan Abu Bakar Baasyir saat tiba di Lapas Klas IIA Gunungsindur, Kabupaten Bogor sekira pukul 12.05 WIB, Sabtu (16/4/2016). 

WARTA KOTA, BOGOR - Ratusan penghuni rumah tahanan (Rutan) Gunung Sindur, Kabupaten Bogor dalam waktu dekat bakal segera dipindahkan.

Hal itu dikatakan Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Gunung Sindur, Irfan Rizky saat ditemui di Cibinong, Jumat (15/9/2017)

Irfan menjelaskan, penghuni rutan yang saat ini berjumlah 930 orang itu akan dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

"Kami belum mengatahui kapan akan mulai dilakukan pengosongan. Sebab, rutan dengan lapasnya itu beda, kalau rutan ini mau dijadikan lapas khusus bandar narkoba," kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika nanti sudah jadi lapas khusus bandar narkoba akan diberlakukan dengan high risk artinya dengan sistem keamanan maksimal.

"Rencananya juga akan ada penerapan sistem satu orang satu sel. Jadi satu orang satu kamar sehingga tidak disatukan," terangnya.

Sehingga, bandar narkoba itu benar-benar tidak bisa berkomunikasi dengan tahanan lainnya.

"Di dalam lapas itu tahanan dilarang saling berkomunikasi. Yang menjenguk pun tidak boleh melakukan kontak fisik langsung dengan warga binaan," ungkapnya.

Kemenkum HAM saat ini memang sedang menyiapkan, empat lapas khusus bandar narkoba yakni, Lapas Kelas III Gunung Sindur, Lapas Kelas II A Lahat, Sumatera Selatan, Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, Jawa Tengah dan Lapas Kelas III Narkotika Kasongan, Kalimantan Tengah.

"Informasinya semua masih dalam tahap renovasi supaya jadi lapas dengan pengamanan berlapis," tukasnya. (Damanhuri)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved