Rekaman Dua CCTV di Sepanjang Jalan Pengairan Diperiksa
Kepolisian sudah mengambil sebanyak 3 soft copy dari 2 rekaman CCTV. CCTV pertama terletak di Jalan Pengairan nomor 1 dan yang kedua di nomor 26.
WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Ketua RT 11/6, Bendungan Hilir, Satyawan (51) mmengatakan pihak kepolisian sudah mengambil sebanyak 3 soft copy dari 2 rekaman CCTV di Jalan Pengairan.
CCTV pertama terletak di Jalan Pengairan nomor 1 dan yang kedua di nomor 26.
"Ada 3 rekaman yang diambil (polisi) di 2 titik. Jaraknya yang rumah nomor 1 di ujung jalan mengarah ke Jalan Pejompongan Raya, yang kedua berjarak 3 rumah dari kediaman korban," ucap Satyawan di Jalan D Tondano, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selesa (12/9).
Namun, tak banyak informasi yang bisa didapatkan di dalam rekaman tersebut.
Meski begitu, Satyawan menyebutkan kalau mobil milik Husni Zarkasih yakni Toyota Altis bernomor polisi B 2161 SBE, meninggalkan kediaman pada jam 20.00, Minggu (10/9).
"Kalau yang saya lihat sekitar jam 8 malam mobil keluar. Kalau keluar jam 10 gak mungkin karena gerbang pasti ditutup di kedua ujung Jalan Pengairan," ungkapnya.
Rekaman di CCTV juga tak bisa memperlihatkan jumlah pelaku. Posisi CCTV yang terletak di dalam rumah tak memungkinkan untuk menampilkan tayangan visual secara jelas.
"CCTV itu di dalam rumah, tapi menghadap ke luar jalan. Gak jelas juga karena terhalang tembok. Kalau Pak Husni gak ada CCTV," ujarnya.
Sejak peristiwa itu terjadi, banyak pihak kepolisian yang berdatangan. Satyawan mengatakan masing-masing wilayah kepolisian dari Polres MetrobJakarta Pusat, Polda Metro Jaya dan Mabes Polri sudah mengantungi 3 soft copy CCTV. (Rangga Baskoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/cctv_20170912_153611.jpg)