Puluhan Jamaah Haji Asal Jabar Meninggal Dunia

Sebanyak 42 jamaah haji asal Jawa Barat meninggal dunia di Tanah Suci, Makkah dan Madinah.

Puluhan Jamaah Haji Asal Jabar Meninggal Dunia
Tribun Jogja
Jemaah haji di Masjidil Haram 

WARTA KOTA, BEKASI-Sebanyak 42 jamaah haji asal Jawa Barat meninggal dunia di Tanah Suci, Makkah dan Madinah. Mereka dinyatakan meninggal dunia akibat terserang penyakit jantung saat melaksanakan rukun Islam kelima tersebut.

"Mayoritas jamaah haji yang meninggal dunia akibat penyakit jantung adalah manula. Dari usia 45 tahun sampai 85 tahun," kata Wakil Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Barat, Jajang Apipudin di Bekasi pada Rabu (6/9/2017).

Menurut Jajang, sesuai aturan yang berlaku maka jenazah jamaah haji tidak akan dibawa pulang ke negara asal. Selain prosesnya tidak mudah, biaya yang dikeluarkan juga cukup mahal.

Meski demikian, bagi keluarga yang ditinggalkan agar tidak perlu risau. Soalnya Pemerintah Arab Saudi telah mengurus jenazah dengan baik. "Dari proses pemandian, salat jenazah hingga pemakaman akan dilakukan dengan baik," ujar Jajang.

Jajang mengatakan, seluruh jamaah yang meninggal dunia itu tersebar dari berbagai daerah. Rinciannya, 3 orang dari Kabupaten Bandung, 5 orang dari Kabupaten Bekasi, 4 orang dari Kabupaten Bogor, 1 orang dari Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Cianjur.

Lalu Kabupaten Cirebon 4 orang, Kabupaten Garut 3 orang, Kabupaten Indramayu 3 orang, Kabupaten Karawang 3 orang, Kabupaten Kuningan 1 orang, Kabupaten Majalengka 1 orang, Kabupaten Sukabumi 2 orang, Kabupaten Sumedang 1 orang, Kabuoaten Tasik 2 orang, Kota Bandung 2 orang, Kota Bekasi 2 orang, Kota Depok 2 orang dan Kota Tasikmalaya 3 orang.

Sementara untuk kepulangan jamaah lainnya ke tanah air, khusus jamaah asal Jawa Barat akan sampai pada Kamis (7/9) malam. Mereka akan tiba di Embarkasi Jawa Barat di Kota Bekasi sebelum melanjutkan ke daerah masing-masing. "Seluruh jamaah akan melakukan pemberkasan di kantor imigrasi sebelum masuk ke embarkasi Jawa Barat," jelasnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved