Perwakilan Massa Demo Tolak SSA Walk Out, Karena Hanya Diterima Kadishub dan Kasatpol PP Depok

Karena mereka meminta dipertemukan langsung dengan Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad.

Perwakilan Massa Demo Tolak SSA Walk Out, Karena Hanya Diterima Kadishub dan Kasatpol PP Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sejumlah perwakilan warga atau massa yang berdemonstrasi menolak sistem satu arah (SSA) di Balai Kota Depok, Kamis (7/9/2017), akhirnya diperkenankan untuk bertemu dan diterima sejumlah pejabat Pemkot Depok. 

"Apalagi SSA terbukti tidak mengatasi macet. Pemkot tidak meminta pertimbangan apapun ke warga setempat sebelum kebijakan ini dijalankan. Sehingga kami merasa hanya dijadikan bahan percobaan saja," katanya.

Toro menjelaskan SSA membuat kemacetan berpindah ke jalan pemukiman warga di Kelurahan Depok Jaya atau di Perumnas Depok. Padahal di sana banyak lansia yang butuh ketenangan sehingga SSA menganggu kenyamanan mereka.

"Inilah hal yang dilupakan Pemkot Depok. Bahwa di wilayah Kelurahan Depok Jaya adalah wilayah yang terbanyak kaum lansianya di Kota Depok. Mereka sekarang sangat terganggu kenyamanannya, karena banyaknya kendaraan yang melintasi jalan-jalan permukiman dan komplek, yang mengakibatkan mereka untuk menyeberang jalan saja jadi takut," kata Toro.

Ia mengatkan aksi ini merupakan aksi murni yang dilakukan oleh warga yang merasa keberatan dengan adanya SSA.

Sebagai Ketua RW 14 Kelurahan Depok Jaya yang wilayahnya dilalui dua jalur SSA yakni di Jalan Nusantara dan Jalan Dewi Sartika, menurut Toro, warga di wilayahnya sangat berharap SSA dibatalkan.

"Aktivitas rutin pun menjadi susah, karena warga harus memutar dengan jarak yang cukup jauh," katanya.

Belum lagi tambah Toro, keluhan dari para pedagang atau pelaku usaha di sepanjang Jalan Nusantara yang mengatakan bahwa omzet penjualan mereka menurun sangat drastis sejak diberlakukannya SSA.

Hal ini dikarenakan banyak pembeli yang enggan mampir ke tempat usaha mereka karena harus memutar jauh.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved