Terungkap Pesan Terakhir Freddie Mercury di 10 Hari Jelang Kematiannya
Freddie langsung saja memotong pembicaraan itu di tengah kondisi tubuhnya yang melemah karena AIDS.
WARTA KOTA, PALMERAH -- Pesan legenda musik, Freddie Mercury, yang lahir 5/9/1946, kembali mencuat untuk mengenal lebih dekat sosok yang kontroversial ini.
Nama aslinya Freddie Bulzara, lahir di Zanzibar, tapi kemudian menjadi seorang warga negara Inggris.
Dia bergabung dengan Brian May, John Deacon, dan Roger Taylor dengan grup musik tersukses, Queen, yang mengalami era keemasan mereka di dekade 1970-an hingga tahun 1990-an.
Sebagaimana diungkap History, yang dikutip Warta Kota, Selasa (5/9/2017) pada 10 hari menjelang hari kematiannya, manajer Queen, Jim Beach menemuinya.
Jim ingin membicarakan tentang peninggalan Freddie setelah ia pergi.
Saat-saat kematian Freddie memang sudah diperkirakan sebelumnya di mana sejumlah lagu yang menggambarkan keresahan jelang berpulangnya demikian mewarnai lagu-lagu karya Freddie di akhir tahun 1990-an.
Freddie langsung saja memotong pembicaraan itu di tengah kondisi tubuhnya yang melemah karena AIDS, yang terus menggerogoti tubuhnya.
"Hei, kamu boleh melakukan apa saja dengan fotoku, musik karyaku, silakan kamu bikin remix, memroduksi kembali, apa pun itu lakukan saja," katanya kepada Jim.
Freddie dan sejumlah teman dekatnya sudah tahu bahwa hari-harinya untuk menjalani kehidupan di dunia tinggal sesaat lagi.
Salah satu karyanya yang fenomenal adalah Let Me Live, yang berisi keinginannya untuk kembali hidup sejak awal untuk mengubah semuanya, tapi semua sudah terlambat.
Freddie mengakhiri pesannya kepada Jim.
"Jadi, jangan pernah bikin aku sebal," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/queen_20170905_175554.jpg)