Rabu, 22 April 2026

Krisis Rogingya

Video Jokowi Soal Rohingya di Google Drive Tak Bisa Dibuka Lagi, Muncul Komentar Seperti Ini

Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan dan tindakannya soal krisis yang dialami etnis Rohingya

Editor: Suprapto
Kompas.com
Presiden Joko Widodo saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5/2017).(Fabian Januarius Kuwado) 

WARTAKOTA, PALMERAH-- Minggu (3/9/2017) malam, Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan dan tindakannya soal krisis yang dialami etnis Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Video rekaman pernyataan soal krisis etnis Rohingya tersebut diunggah ke internet.

Sang presiden tidak memakai platform video sharing YouTube yang umum digunakan, melainkan cloud storage Google Drive.

Jokowi lantas menyebar tautan rekaman video itu lewat akun Twitter resminya, @ jokowi. Para follower bisa meng-klik tautan itu untuk melihat video di Google Drive Jokowi.

Baca: Wow, Video Pra Pernikahan Raisah-Hamish Ini Bikin Baper Warga Net Saja

Baca: Fakta Menyeramkan Soal BIksu yang Membenci Kaum Muslim Rohingya

Namun, karena banyak yang mengaksesnya, video tersebut tidak bisa diputar.

Ketika KompasTekno mengaksesnyahanya beberapa jam setelahnya, yakni pada Senin (4/9/2017) dini hari, video tersebut sudah tidak bisa diputar. Sebuah pesan error muncul ketika tombol “play” ditekan.

“Video tidak bisa diputar saat ini. Jumlah playback yang dibolehkan sudah terlewat. Mohon coba lagi nanti,” bunyi pesan error tersebut. Agaknya, banyak orang yang ingin menonton video pernyataan Jokowi soal krisis etnis Rohingya itu, sehingga Google Drive tak mampu memenuhi.

Masih ada pilihan download, tapi Google Drive pun menolak memberikan unduhan dengan alasan sudah “terlalu banyak dilihat atau diunduh”.

“Mungkin perlu waktu hingga 24 jam agar bisa melihat atau mengunduh file ini. Kalau masih belum bisa juga setelah 24 jam, hubungi administrator domain Anda,” sebut pop-up pesan error usai KompasTekno menekan tombol “download”.

Penelusuran Wartakotalive.com, hingga berita ini ditayangkan, video pernyataan Jokowi soal kekerasan yang dialami etnis Rohingya, yang disimpan di Google Drive itu belum juga bisa diputar.

Google drive membuat pengumuman video tak bisa dilihat atau di-download  karena banyak orang yang melihat.

Pemberitahuan dari Google Drive bahwa video Presiden Jokowi soal Rohingya untuk sementara tak bisa dibuka lagi, Senin (4/9/2017).
Pemberitahuan dari Google Drive bahwa video Presiden Jokowi soal Rohingya untuk sementara tak bisa dibuka lagi, Senin (4/9/2017). (google drive)

Dalam pernyataannya, Jokowi diketahui menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berencana mengirim bantuan makanan dan obat-obatan untuk etnis Rohingya di Myanmar, setelah sebelumnya sempat mengirim bantuan serupa pada awal 2017.

Hari Minggu kemarin, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bertolak ke Myanmar untuk meminta pemerintah negeri tersebut menghentikan dan mencegah kekerasan terhadap etnis Rohingya. (Oik Yusuf)

Berita tayang di kompas.com: Video Jokowi soal Rohingya di Google Drive Kebanjiran Penonton

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved