Peran RT dan Lurah Harus Aktif Berikan Kegiatan Positif Cegah Vandalisme
Tindakan vandalisme sangat merugikan, bahkan hal tersebut cenderung membuat lingkungan terkesan kumuh.
WARTA KOTA, JATINEGARA -- Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta merasa tindakan vandalisme sangat merugikan, bahkan hal tersebut cenderung membuat lingkungan terkesan kumuh.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asnawi Aji ia pun sangat menyesalkan tindakan vandalisme yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Padahal, menurutnya, beberapa di wilayah Jakarta tengah mendapatkan penghargaan nirwasita tantra dan adipura.
"Kekuatan menjaga lingkungan ada di warganya sendiri serta peran tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan RT sangat berperan untuk mencegah adanya vandalisme tidak," kata Isnawa saat dikonfirmasi, Senin (4/9/2017).
Untuk itu, jika peran tokoh pemuda, dan pihak terkait seperti RT dan Lurah mampu peperangan aktif seperti memberikan kegiatan yang menghindari tindakan vandalisme, ia meyakini bahwa aksi vandalisme akan hilang.
"Misalnya di fokuskan pada mural-mural serta ajakan tidak buang sampah, himbauan menjaga lingkungan, buat bank sampah atau ide persatuan dan kebersamaan warga atau lurah dan rw setempat bisa adakan lomba lukis mural sepanjang sisi kali sungai," katanya.
Selain itu, menumbuhkan sisi kreativitas warga juga dinilai sangat penting seperti dengan dilakukan penanaman pohonan rambat agar tampak hijau dan rindang di area dinding.
"Untuk Dinas pendidikan bisa memberikan sosialisasi kepada siswa untuk tidak melakukan tindakan corat-coret ditempat umum, dan peran Lurah bisa buat himbauan ke toko-toko agar tidak menjual pilek sembarangan kepada para pelajar dengan alasan yang tidak jelas," katanya. (Joko Supriyanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170904walikota-jaktim-sebut-daripada-vandalisme-lebih-baik-gravity_20170904_141401.jpg)