Breaking News:

Pengacara Kembali Laporkan Jonru dengan Bawa Bukti 40 Postingan

Pengacara itu membawa 40 bukti postingan yang diduga menyebarkan kebencian.

Tribunnews.com
Jonru Ginting (baju putih) diapit anggota Polres Sikka dari Pelabuhan Lorens Say, Pulau Flores, Jumat (26/5/2017). 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Aktivis media sosial, Jonru Ginting, kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Seorang pengacara, Muhamad Zakir Rasyidin, melaporkan akun Facebook Jonru Ginting, ke di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Senin (4/9/2017) atas kasus pencemaran nama baik dan atau fitnah yang bermuatan kebencian dan sara.

Rasyidin mengaku pelaporan tersebut atas nama pribadinya sendiri. Ia tidak membawa lembaga atau instansi manapun.

"Ini atas nama pribadi. Sebagai warga negara merasa ini tidak bisa dibiarkan terus menerus. Postingan ini bisa memicu konflik karena nadanya tidak ada yang kesannya mengkritik tapi ini provokatif semua," kata Rasyidin usai ke luar dari ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Senin (4/9/2017) siang.

Seharusnya, lanjut Rasyidin, jika hendak menulis pesan tidak perlu menyudutkan salah satu etnis maupun agama tertentu.

Agar, kata dia, nantinya kritikan yang disampaikan bisa diterima dengan baik.

"Sebenarnya, kalau kita bicara soal kenapa baru sekarang melaporkan, sebenarnya sudah terjadi banyak dari beberapa tahun yang lalu dengan postingan. Yang ada kan kita lihat kalau tidak ada laporan barangkali tidak ditindaklanjuti. Makanya kami laporkan barangkali dengan kami laporkan ditindaklanjuti," ujar Rasyidin yang merupakan pengurus salah satu organisasi pengacara muda itu.

Meski demikian, ia menepis laporan tersebut terkait pernyataan Jonru yang siap dilaporkan ke polisi dalam talk show salah satu stasiun televisi swasta.

Ia melaporkan atas dasar kritikan yang bernuansa kebencian itu telah membuat stigma negatif.

"Saya bawa 40 bukti postingan yang diduga menyebarkan kebencian," katanya.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved