Korupsi di Kementerian Perhubungan

Antonius Tonny Budiono Selalu Sebut Menteri Perhubungan Orang Baik, KPK Tak Percaya

Namun, Agus Rahardjo menegaskan, KPK tidak begitu saja mempercayai pengakuan Antonius Tonny Budiono.

Antonius Tonny Budiono Selalu Sebut Menteri Perhubungan Orang Baik, KPK Tak Percaya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono keluar dari Gedung KPK Jakarta memakai rompi tahanan, usai menjalani pemeriksaan, Jumat (25/8/2017). Antonius Tonny Budiono ditahan KPK terkait kasus suap tender pemenangan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. 

WARTA KOTA, KUNINGAN - Setiap kali pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dirjen Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono selalu menyatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebagai orang baik.

Namun, penyidik KPK tidak percaya begitu saja, termasuk pula Ketua KPK Agus Rahardjo.

Dugaan keterlibatan Menhub Budi Karya ternyata sedari awal telah didalami penyidik, saat pemeriksaan perdana Antonius Tonny Budiono sebagai tersangka.

Dari pemeriksaan awal itu, Antonius Tonny Budiono mengaku kepada penyidik, bahwa uang-uang yang ditimbun di rumahnya hingga Rp 20 miliar itu hanya untuk dirinya sendiri, bukan untuk pihak lain, termasuk Menhub Budi Karya dan pejabat di Kemenhub.

Baca: KPK Tawarkan Antonius Tonny Budiono Jadi Justice Collaborator

"Dia (Antonius Tonny budiono saat pemeriksaan) menyampaikan sama sekali tidak ada (aliran uang suap Menhub Budi Karya). Bahkan dia memuji menterinya terus, bilang kalau orang baik," ungkap Agus Rahardjo, Kamis (31/8/2017) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Namun, Agus Rahardjo menegaskan, KPK tidak begitu saja mempercayai pengakuan Antonius Tonny Budiono.

Pucuk pimpinan KPK itu bahkan memastikan pihaknya bakal mendalami sejumlah pihak lain yang diduga kecipratan uang dari Antonius Tonny Budiono.

‪"Ya itu pernyataan dia (Antonius Tonny Budiono)). KPK kan selalu melakukan penelitian lebih lanjut," katanya.

Baca: Antonius Tonny Budiono Gunakan Uang Korupsi untuk Kegiatan Sosial

Agus menambahkan, dugaan keterlibatan Menhub Budi Karya ‎bukan tanpa sebab. Sebab, KPK telah mengantongi bukti awal bahwa dugaan suap kepada Antonius Tonny Budiono, terkait perizinan dan banyak proyek pengadaan di lingkungan Kementerian Perhubungan tahun 2016-2017.

"Proyek di sana (Kemenhub) kan banyak sekali, tapi saya tidak hafal," ucap Agus.

Agus Rahardjo meyakini, selain berasal dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adiputra Kurniawan, diduga uang suap sebesar Rp 18,9 miliar yang disimpan dalam 33 tas ransel berasal dari berbagai pengusaha yang berkepentingan dengan proyek di Kemenhub. (*)

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved