Lukisan Bermakna Satukan Bangsa Ini Terjual Rp350 Juta

Sebuah lukisan yang berisi tujuh orang Presiden Indonesia laku terjual senilai Rp350 juta dalam acara pameran dan lelang karya Toink Alam

Lukisan Bermakna Satukan Bangsa Ini Terjual Rp350 Juta
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Lukisan yang berisi tujuh orang Presiden Indonesia laku terjual senilai Rp350 juta dalam acara pameran dan lelang karya Toink Alam yang digelar di Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

WARTA KOTA, PALMERAH -- Sebuah lukisan yang berisi tujuh orang Presiden Indonesia laku terjual senilai Rp 350 juta dalam acara pameran dan lelang karya Toink Alam yang digelar di Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8).

Adalah Ketua Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano yang dengan bangga membeli lukisan bersejarah tersebut saat berada di acara pameran yang digelar Gaido Communication, selama satu bulan yakni 14 Agustus sampai 13 September.

Sam menilai proses pembuatan lukisan itu tidak mudah dan memakan waktu lama.

Apalagi ada makna tersendiri di dalamnya karena ada tujuh presiden yang berbeda latar belakang politiknya, dilukis dalam satu lukisan untuk menggambarkan satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.

"Lukisan ini unik dimana ada tujuh presiden dalam satu lukisan yang bermakna mempersatukan bangsa. Hanya ada satu lukisan ini saja dan ini adalah koleksi pertama buat saya," kata Sam, dalam keterangannya, Selasa (29/8).

Sam Aliano, bahwa warga negara Indonesia memiliki hak dan kewajiban. Hak itu di negara aman, damai, dan sejahtera.

Sedangkan kewajiban warga negara Indonesia, menjaga kesatuan bangsa Indonesia dari segala perpecahan.

"Rakyat Indonesia ingin damai dan sejahtera. Dan rakyat Indonesia tidak bisa hidup sejahtera kalau bangsa Indonesia tidak aman," tegas Sam.

Sementara itu CEO Gaido Communication, Dean Desvi mengatakan pihaknya sangat bangga bisa menghadirkan pelukis yang mempersatukan tujuh Presiden Indonesia.

Pasalnya dalam lukisan tersebut ada Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo yang bersama-sama menunggangi kuda dengan latar belakang para raja, sultan dan para pahlawan bangsa.

"Inilah yang akan tercatat dalam sejarah dunia, sebagai yang pertama di Indonesia dan bahkan di dunia, pameran lukisan para presiden. Bahwa siapapun presidennya, siapapun rajanya dan sultannya, kita harus akui bahwa mereka lah yang telah memimpin dan mempersatukan bangsa dan negara ini," kata Dean. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved