Korupsi di Kementerian Perhubungan

Antonius Tonny Budiono: Diberhentikan Tidak Hormat Hukuman Paling Berat Buat Saya

Bay Mokhamad Hasani saat ini masih ‎memiliki jabatan sebagai Direktur Lalu Lintas dan Angkatan Laut (Dirlala) Ditjen Perhubungan Laut.

Antonius Tonny Budiono: Diberhentikan Tidak Hormat Hukuman Paling Berat Buat Saya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono keluar dari Gedung KPK Jakarta memakai rompi tahanan, usai menjalani pemeriksaan, Jumat (25/8/2017). Antonius Tonny Budiono ditahan KPK terkait kasus suap tender pemenangan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. 

Dalam OTT yang dilakukan pada Rabu (23/8/2017) malam hingga Kamis (24/8/2017) sore, penyidik mengamankan lima orang di beberapa lokasi terpisah, lalu dibawa ke KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca: Zulkifli Hasan Mimpikan Megawati dan SBY Duduk Bareng

Kelima orang tersebut adalah Antonius Tonny Budiono (ATB)-Dirjen Perhubungan Laut, Adiputra Kurniawan (APK)-Komisaris PT Adhi Guna Keruk Tama (PT AGK)‎, S-Manager kauangan PT AGK, DG-Direktur PT AGK, dan W-Kepala Sub Direktorat Pengerukan dan Reklamasi.

Dari hasil OTT, penyidik menyita sejumlah uang dan kartu ATM di kediaman ATB di Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Di sana ada empat kartu ATM dari tiga bank penerbit berbeda dalam penguasaan Antonius Tonny Budiono.

Selain itu ada juga 33 tas berisi uang dalam pecahan mata uang rupiah, dolar AS, poundsterling, euro, dan ringgit Malaysia, senilai total Rp 18,9 miliar tunai dan dalam rekening Bank Mandiri terdapat sisa saldo Rp 1,174 miliar. Sehingga, total uang yang ditemukan di rumah ATB totalnya Rp 20 miliar.

Baca: Sheila Marcia Reuni di TPU Jeruk Purut

Diduga pemberian uang oleh Adiputra Kurniawan kepada Antonius Tonny Budiono ‎terkait pekerjaan Pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Jawa Tengah.

Setelah dilakukan pemeriksaan selama 1x24 jam dan dilanjutkan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait perizinan dan pengadaan proyek barang dan jasa di lingkungan Dirjen Perhubungan Laut tahun anggaran 2016-2017, yang dilakukan oleh Antonius Tonny Budiono selaku Dirjen Perhubungan Laut.

Sejalan dengan peningkatan status ke penyidikan, KPK menetapkan dua tersangka, yakni Antonius Tonny Budiono (ATB)-Dirjen Perhubungan Laut, dan Adiputra Kurniawan (APK) selaku Komisaris PT Adhi Guna Keruk Tama (PT AGK)‎.

Baca: Serukan Boikot Israel, Ketua Umum MUI: Masa Iya Satu Negara Tidak Bisa Dihentikan?

Halaman
123
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved