Kamis, 9 April 2026

Sea Games 2017

Beregu Putra Indonesia Sabet Emas, Bungkam Malaysia 3-0

Ihsan Maulana Mustofa menjadi penentu kemenangan tim Indonesia atas tim tuan rumah.

Editor: Murtopo
badmintonindonesia.org
Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia mengamankan tiket babak final SEA Games 2017, Rabu (23/8/2017). Ihsan Maulana Mustofa berhasil membuat Merah Putih kembali memimpin usai menang atas Suppanyu Avihingsanon 21-15, dan 21-14. 

WARTAKOTA, KUALALUMPUR-- Tim beregu putra bulu tangkis Indonesia membungkam Malaysia dengan skor telak 3-0 di laga final SEA Games 2017 di Stadion Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8/2017).

Ihsan Maulana Mustofa menjadi penentu kemenangan tim Indonesia atas tim tuan rumah.

Ihsan yang turun sebagai tunggal kedua Indonesia, di laga partai ketiga mampu mengatasi permainan menghadapi Lee Zii Jia dengan skor 21-11, 21-11.

Sebelumnya, pada partai pertama, pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengalahkan tunggal putra Malaysia, Iskandar Zulkarnain, dengan skor 21-18 dan 21-17.

Sementara sumbangan poin kedua itu dipersembahkan oleh ganda putra Merah Putih, Alfian Fajar/Muhammad Rian Ardianto, yang mengalahkan ganda putra Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dengan skor 21-12, 16-21, dan 21-14.

Fajar/Rian membayar lunas kekalahan mereka di pertandingan semifinal kemarin saat Indonesia melawan Thailand. Kali ini Fajar/Rian tak mau mengulangi kesalahan yang sama.

Menang meyakinkan di game pertama, Fajar/Rian sempat kehilangan konsentrasi di game kedua.

Memimpin perolehan angka 9-6 di game kedua, penampilan Fajar/Rian terus menurun, hal ini dimanfaatkan oleh Ong/Teo.

Pasangan Malaysia ini semakin percaya diri dan merebut game kedua. Serangan-serangan tajam dari Ong/Teo seringkali gagal dikembalikan dengan baik.

Fajar/Rian pun tercatat banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu.

Namun Fajar/Rian bangkit di game ketiga. Tampil agresif dengan permainan cantik di bibir net, Fajar/Rian kembali mengontrol permainan.

Rian mengumpulkan poin sebanyak mungkin sebelum interval game ketiga. Saat perpindahan lapangan, Fajar/Rian bermain lebih percaya diri dibanding game kedua, mereka unggul hingga 18-12 dan akhirnya memenangkan pertandingan.

“Kemarin pertandingan pertama, mainnya belum enak, nggak seperti sekarang. Pokoknya kami ingin menyumbang poin karena kemarin di semifinal kami gagal menyumbang poin, ini menjadi motivasi tersendiri buat kami,” kata Fajar seperti dilansir badmintonindonesia.org.

“Di game kedua kami kehilangan konsentrasi. Waktu sudah poin mepet-mepet tahu-tahu hilang fokusnya. Ini yang harus kami evaluasi, harus lebih fokus lagi,” tambah Rian.

“Dari permainan, kami unggul di serangan, pemain Malaysia kebanyakan tipenya bertahan juga, jadi mau nggak mau kami hajar terus, sekuat apapun defense mereka, ya hajar terus. Tetapi jangan loose control juga, harus sabar. Emosinya jangan berlebih,”tutur Fajar.(*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved