Waspada, Masih Ditemukan Hewan Kurban Sakit Dijual di Jakarta
Masyarakat diminta berhati-hati memilih hewan kurban karena ada hewan asal 53 tempat penampungan hewan di Jakarta Barat ada yang tak layak konsumsi.
WARTA KOTA, KEMBANGAN -- Sebanyak 3.885 hewan kurban yang terdiri dari sapi, kerbau, kambing dan domba telah diperiksa oleh personel Tim Terpadu Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat.
Dari ribuan hewan kurban yang berasal dari 53 tempat penampungan di Jakarta Barat ada yang tidak layak untuk dikonsumsi. Masyarakat diminta untuk berhati-hati.
Kasudin KPKP Jakarta Barat, Maysawitri Gumay, menjelaskan bahwa pihaknya telah mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sejak 18 Agustus.
Berdasarkan data hasil pemeriksaan di sejumlah tempat penampungan hingga 21 Agustus, tim pemeriksa hewan kurban itu telah memeriksa 1479 ekor sapi, 53 ekor kerbau, 2315 ekor kambing dan 38 ekor domba.
Dari jumlah hewan yang teperiksa itu, ungkapnya, pihaknya menemukan puluhan hewan kurban yang tidak layak konsumsi. Namun Maysavitri enggan menyebutkan lokasi penampungan hewan kurban yang sakit itu.
"Hewan yang ditemukan dalam kondisi sakit sebanyak lima ekor, cacat tiga ekor dan 38 ekor lagi tidak cukup umur. Sisanya 3.839 ekor dinyatakan sehat," ungkapnya.
Masih menurut Maysawitri, timnya memberikan tanda silang berwarna merah kemudian mengarantinakan puluhan hewan yang dinyatakan cacat, tidak cukup umur dan sakit.
"Sedangkan hewan kurban yang dinyatakan sehat diberikan tanda stiker. Kami juga mengimbau warga untuk membeli hewan kurban yang telah memiliki stiker sebagai tanda telah diperiksa oleh tim pemeriksa," ucap Maysavitri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160902cegah-penyakit-antraks-pemkot-jaktim-gelar-pemeriksaan-hewan-kurban1_20160902_143517.jpg)