Breaking News:

Ini Langkah Dishub Depok, Agar Jalan Nusantara Tidak Jadi Jalur Neraka

Saat ini kata Gandara, pita kejut baru dipasang di satu titik lokasi yakni di dekat Yayasan Pendidikan Al Muhajirin.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pita atau garis kejut di Jalan Nusantara yang dipasang Dishub Depok 

WARTA KOTA, DEPOK - Selain memasang pita kejut atau garis kejut di Jalan Nusantara, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok juga akan melakukan sejumlah langkah lainnya agar Jalan Nusantara menjadi lebih aman dan tidak rawan kecelakaan lalu lintas, hingga disebut warga menjadi jalur neraka, setelah diterapkannya sistem satu arah (SSA) di ruas jalan itu sejak 29 Juli lalu.

Kepala Dishub Depok Gandara Budiana mengatakan langkah lainnya selain memasang dan akan menambah titik lokasi pita kejut di Jalan Nusantara, adalah dengan menambah rambu-rambu batas kecepatan serta menambah petugas di titik keramaian di sepanjang Jalan Nusantara.

"Jadi selain pita kejut, juga rambu batas kecepatan dan penempatan petugas yang lebih efektif. Ini dilakukan agar penerapan sistem satu arah di Jalan Nusantara bisa berjalan lancar dan baik serta tidak rawan kecelakaan," kata Gandara kepada Warta Kota, Selasa (22/8/2017).

Saat ini kata Gandara, pita kejut baru dipasang di satu titik lokasi yakni di dekat Yayasan Pendidikan Al Muhajirin.

"Nanti kira tambah di titik lainnya, termasuk rambu batas kecepatan," kata Gandara.

Seperti diketahui sejak diterapkannya sistem satu arah (SSA) di Jalan Nusantara dan Jalan Dewi Sartika, di Pancoran Mas, Depok, mulai 29 Juli lalu, ruas Jalan Nusantara disebut oleh warga berubah menjadi jalur neraka.

Sebab lengangnya ruas jalan sepanjang 1 km tersebut pada siang hari, membuat pengendara kendaraan memacu kendaraannya dengan ngebut setiap melintas di ruas jalan itu.

Sehingga banyak warga kesulitan menyeberang jalan di sana. Akibatnya pula sudah belasan kali terjadi kecelakaan di ruas Jalan Nusantara dimana para korbanya rata-rata adalah penyeberang jalan yang terserempet motor atau mobil.

Pantauan Warta Kota, garis kejut atau pita kejut yang dipasang di Jalan Nusantara, merupakan perkerasan jalan dengan ketinggian sekitar 3 sampai 5 cm. Pita kejut memiliki lebar sekitar 25 cm dan terpasang melintang di ruas Jalan Nusantara.

Ada lima pita di satu titik di dekat Yayasan Pendidikan Al Muhajirin tersebut, dimana jarak setiap garis atau pita kejut sekitar setengah meter.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved