Di Rakernas PAN, Zulkifli Hasan Didorong Ikut Pilpres 2019

Nama Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan didesak oleh kader partai untuk maju pada Pemilihan Presiden 2019.

Di Rakernas PAN, Zulkifli Hasan Didorong Ikut Pilpres 2019
TRIBUNNEWS/WAHYU AJI
Zulkifli Hasan usai sosisalisasi empat pilar Pancasila di Universitas Negeri Surabaya, Jumat (28/7/2017). 

WARTA KOTA, BANDUNG - Nama Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan didesak oleh kader partai untuk maju pada Pemilihan Presiden 2019.

Rakernas PAN jilid III membahas sejumlah isu strategis, seperti persiapan pemilihan kepala daerah, hingga persiapan pendaftaran legislatif 2019.

Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay menegaskan, belum ada pembahasan mengenai sosok yang akan diusung di Pemilihan Presiden 2019.

Baca: Saipul Jamil Kecewa Dituntut Empat Tahun Penjara, Padahal Sudah Bikin Lagu Baru untuk KPK

"Secara formal, PAN belum membicarakan siapa saja yang akan diusung dalam Pilpres yang akan datang. Kalau ada nama-nama yang beredar, itu masih aspirasi dan pendapat personal," ujar Saleh di Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/8/2017).

Hanya, dalam Rakernas yang diselenggarakan pada 21-23 Agustus 2017, terdapat kader-kader yang mencuatkan nama Zulkifli Hasan untuk maju pada Pemilihan Presiden 2019.

Zulkifli dianggap memiliki pengalaman yang cukup, yakni pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Menteri Kehutanan, dan kini menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Baca: Fadli Zon Bikin Sajak Diktator Kecil di Hari Puisi Nasional

"Tadi malam, secara informal, ada banyak peserta yang menyebut-nyebut nama beliau di arena Rakernas," kata Saleh.

Sementara, Zulkifli Hasan enggan membicarakan Pemilihan Presiden 2019. Ia menilai, pembicaraan itu terlalu dini. Lebih baik dibahas pada Rakernas PAN 2018.

"Pilpres 2019 tidak usah buru-buru, nanti rakyat marah. Sekarang yang penting bagaimana rakyat bisa makan, garam ada, dan lain-lain," cetus Zulkifli di sela Rakernas III PAN, Bandung, Jawa Barat, Senin (21/8/2017). (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved