Jokowi: Pemerintah DKI Saja Kesulitan Urus Sertifikat Tanah, Apalagi Rakyat

Presiden Joko Widodo ‎meminta Kementerian Agraria dan Tanah Ruang/BPN mempercepat pelayanan sertifikat tanah di berbagai daerah.

Jokowi: Pemerintah DKI Saja Kesulitan Urus Sertifikat Tanah, Apalagi Rakyat
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Presiden Joko Widodo di Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/6/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Presiden Joko Widodo ‎meminta Kementerian Agraria dan Tanah Ruang/BPN mempercepat pelayanan sertifikat tanah di berbagai daerah.

"Pelayanan sertifikat sekarang harus dipercepat, dipermudah, tidak boleh ngurus sertifikat tanah sampai bertahun-tahun. Ini problem yang harus kita selesaikan," ujar Jokowi dalam acara penyerahan sertifikat tanah se-Jabodetabek, Jakarta, Minggu (20/8/2017).

‎Jokowi menceritakan, sulitnya mengurus sertifikat tanah pernah dialaminya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, ketika ingin mensertifikasi bidang lahan di Taman Bersih Manusiawi Berwibawa (BMW) untuk dapat dibangun stadion.

Baca: Novel Baswedan Disiram Air Keras, Muchtar Effendi: Alhamdulilah, Itu Mungkin karena Azab Allah

"‎Sampai saya tidak jadi gubernur belum rampung juga (sertifikat tanah Taman BMW). Saya bayangkan, pemerintah DKI saja kesulitan, apalagi rakyat," tutur Jokowi.

Menurut Jokowi, ‎sertifikat tanah sangat penting dimiliki oleh masyarakat untuk menghindari persoalan sengketa tanah antar-masyarakat, perusahaan, ataupun dengan pemerintah ke depannya.

"‎Ke depan tidak boleh urusan-urusan (sertifikat) dipersulit, diperlama. Hati-hati sekarang, saya pantau. Saya awasi terus urusan sertifikat, jangan ada yang bermain-main urusan ini. Saya peringatkan semuanya harus cepat," tegas Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved