Penipuan

Menteri Agama Tolak Pembentukan Crisis Center Kasus First Travel, Ini Alasannya

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pembentukan crisis center dalam kasus First Travel tidak relevan

Menteri Agama Tolak Pembentukan Crisis Center Kasus First Travel, Ini Alasannya
media sosial
Foto yang tersebar di grup korban FIrst Travel diduga Komisaris First Travel Siti Nuraidah Hasibuan 

WARTAKOTA, PALMERAH-- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pembentukan crisis center dalam kasus First Travel tidak relevan karena tak ada landasan hukumnya.

Ia justru khawatir pembentukan crisis center nantinya tak banyak membantu penyelesaian kasus First Travel.

"Kalau landasannya tidak jelas, lalu kemudian kewenangannya seperti apa? Kalau landasannya tidak jelas, tidak ada kewenanangnya lalu untuk apa? Keberadaannya lalu kemudian tidak cukup memenuhi harapan-harapan itu," kata Lukman, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Ia menegaskan, pengembalian uang calon jemaah umrah menjadi tanggung jawab First Travel, bukan pemerintah.

Apalagi, kasus ini sekarang tengah ditangani pihak kepolisian dan bekerja sama dengan Kementerian Agama.

Baca: Mantan Orang dekat Bos First Travel Sebut Nama Manajer Merek Kosmetik hingga Fotografer Kesayangan

Baca: Rumah Mewah Bos First Travel Sudah Setahun Dibiarkan Kosong

Besar dan mewah rumah milik Dirut PT First Travel Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari di Perumahan Sentul City, Bogor, Minggu (13/8/2017)
Besar dan mewah rumah milik Dirut PT First Travel Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari di Perumahan Sentul City, Bogor, Minggu (13/8/2017) (Warta Kota)

"Kami terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum kepolisian, karena ini sekarang sudah ditangan kepolisian untuk memproses hal ini," lanjut dia.

Kuasa hukum korban penipuan PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel, Aldwin Rahardian, meminta Kementerian Agama segera membentuk pusat penanggulangan krisis atau crisis center.

Menurut Aldwin, crisis center diperlukan agar pendataan para jemaah yang menjadi korban menjadi jelas.

Kejelasan tersebut dibutuhkan demi akurasi data ganti rugi yang harus diberikan kepada para jemaah. (Rakhmat Nur Hakim)

Berita tayang di Kompas.com: Menteri Agama Sebut Crisis Center untuk Kasus First Travel Tak Ada Landasan Hukum

Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved