Sabtu, 11 April 2026

Bulan Ini Pemerintah Akan Terapkan Ganjil Genap di Tol

Pemerintah tengah mengkaji penerapan ganjil genap di ruas jalan tol. Penerapan tersebut, kali pertama akan dilakukan di Tol Jakarta-Cikampek.

Penulis: Mohamad Yusuf |
Kompas.com
Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek H-2 Lebaran, Bekasi, Jumat (23/6/2017).(KOMPAS.COM/Anggita Muslimah) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

WARTA KOTA, SEMANGGI - Pemerintah tengah mengkaji penerapan ganjil genap (gage) di ruas jalan tol.

Penerapan tersebut, kali pertama akan dilakukan di Tol Jakarta-Cikampek.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono mengatakan, karena kepadatan di tol Cikampek ke arah Jakarta semakin meningkat, maka diperlukan pengaturan kendaraan.

"Pengaturan kendaraan akan dikakukan pada ruas toll yang paling padat, yaitu ruas Bekasi Barat - Cawang. Yaitu untuk kendaraan pribadi akan dilakukan mekanisme ganjil genap," kata Bambang Prihartono ketika dihubungi Warta Kota, Selasa (15/8/2017).

Baca: PT KAI Gratiskan Tiket Perjalanan Kereta Api Ketika 17 Agustus

Sementara, lanjutnya, kendaraan golongan II dan III akan dilakukan rerouting melalui jalan non tol.

Pengaturan tersebut berlaku untuk arah Cawang - Bekasi Barat dan sebaliknya.

Pengaturan ini, Bambang Prihartono,  akan diberlakukan pada jam 6 - 9 pagi.

Rencananya akan diterapkan pada bulan ini.

Baca: Ronaldo Dijatuhi Sanksi Dilarang Lima Pertandingan setelah Dorong Wasit

"Tapi sampai saat ini masih dalam pembahasan. Karena perlu persiapan yang matang. Dalam waktu dua minggu akan diterbitkan Permenhub yang mengatur hal tersebut," kata Bambang Prihartono.

Bambang menyebut bahwa lalu lintas harian rata-rata (LHR) ruas tol Jakarta Cikampek mencapai 82.000 kendaraan per hari.

Di mana LHR optimum pada dua tahun lalu sebesar 64,000 kendaraan per hari terjadi 2 tahun yang lalu.

"Belum lagi saat ini tengah adanya pembangunan infrastruktur transportasi LRT (Light Rail Transit), Elevated Tol, dan High Speed Train secara bersamaan di koridor tol Jakarta-Cikampek. Sehingga diperlukan terobosan untuk mengurai kemacetan tol Jakarta-Cikampek," jelasnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved