Koran Warta Kota

Lift Koridor 13 Rute Ciledug-Tendean Gagal Dipasang

Wajah Tita (24) tampak berseri-seri saat berada di dalam bus Transjakarta koridor 13 rute Ciledug-Tendean, pada Minggu (13/8/2017).

Lift Koridor 13 Rute Ciledug-Tendean Gagal Dipasang
Warta Kota

Pembangunan lift di halte busway koridor 13 belum bisa terealisasi lantaran kendala teknis, yakni keterbatasan tempat.

Lahan di10 halte yang hendak dipasangi lift itu terlalu sempit.

Direktur Teknik dan Fasilitas PT Transjakarta, Wijanarko, mengatakan bahwa rencananya lift akan dibangun di median jalan.

Tapi median jalan di 10 halte tersebut terlalu kecil, rata-rata hanya selebar 3-3,5 meter.

Padahal dibutuhkan median jalan selebar minimal 4 meter untuk bisa membangun lift yang aman dan layak.

"Idealnya untuk membangun lift di median jalan membutuhkan lebar 4 meter. Harus dilebihkan satu meter untuk safety supaya tidak bersinggungan langsung dengan kendaraan. Percontohannya baru dibuat di CSW (Centrale Stichting Wederopbouw --Red)," kata Wijanarko ketika dihubungi wartawan, Minggu (13/8/2017).

Di pinggir trotoar

Wijanarko menambahkan, meski kondisinya demikian, proses perizinan pembangunan lift tetap diajukan ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Bina Marga, dan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI.

"Belum pernah ada lift yang dibangun di tengah jalan. Lagi kita coba olah aturannya dari sisi keamanan supaya tidak salah. Kalau salah rancangan bakalan buang-buang duit, makanya sedang dipertimbangkan. Sekarang sedang menunggu perizinan dari PTSP, Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya DKI," lanjut Wijanarko.

Dijelaskannya juga, jika bangunan lift tidak memungkinkan dibangun di median jalan maka bisa dibangun di pinggir trotoar tak jauh dari tangga naik.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved