Hendak Larikan Diri, Polisi Tembak Pelaku Pembakar Joya

Polisi terpaksa menembak SD (27), karena mencoba melarikan diri saat polisi menangkapnya di Kampung Cigunung, Desa Cimanuk, Pandeglang, Banten

Hendak Larikan Diri, Polisi Tembak Pelaku Pembakar Joya
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi pistol. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Polisi terpaksa menembak SD (27), karena mencoba melarikan diri saat polisi menangkapnya di Kampung Cigunung, Desa Cimanuk, Pandeglang, Banten.

SD merupakan pelaku yang membeli bensin eceran lalu menyiram dan membakar Muhammad Al Zahra (MA) alias Joya (30).

Yaitu pria yang diduga mencuri amplifier musala Al Hidayah, di Kampung Muara Bakti RT 012/07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (1/8/2017).

"SD ditangkap kemarin saat melarikan diri ke Pandeglang. Terpaksa harus kami tindak tegas dengan menembak bagian kaki. Karena saat hendak menunjukkan pelaku lain, mencoba melarikan diri," kata Kombes Asep Adisaputra, Kapolres Metro Bekasi, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2017).

SD merupakan warga Kampung Muara RT 01 RW 06, Desa Sukatenang, Sukawangi, Bekasi.

Kesehariannya SD merupakan pedagang.

Asep menjelaskan bahwa SD membeli bensin eceran menggunakan plastik di sekitar tempat kejadian.

Lalu, menyiramkan ke tubuh MA dan membakarnya.

"SD menyiram dan membakar korban itu karena terbakar emosi saat itu, sehingga dia lupa akhirnya berbuat sangat kejam terhadap MA," katanya.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved