Selasa, 12 Mei 2026

Berita Duka

Inilah Warisan Mendiang Basofi Sudirman yang Tersohor

Di kalangan seniman, namanya pun tak kalah populer setelah lagu Tidak Semua Laki-laki nge hits di era 1992 an.

Tayang:
Tribunnews.com
Basofi Sudirman dan baju sarung 

WARTA KOTA, JAKARTA - Nama Basofi Soedirman tak hanya dikenal karena kiprahnya di dunia pemerintahan dan politik.

Di kalangan seniman, namanya pun tak kalah populer setelah lagu Tidak Semua Laki-laki nge hits di era 1992 an.

Tak hanya karena lagu itu, jika sampai sekarang nama mantan Gubernur Jawa Timur ini pun masih diingat meski tak lagi berkiprah di dunia musik dan pemerintahan.

Baca: Wagub DKI Jakarta Letjen Pur Basofi Sudirman Wafat

 Di dunia fashion, gaya busana Basofi pun seakan memberikan inspirasi.

Hingga kini, beskap model baju khas Jawa Timuran masih tersohor.

Coba saja buka sejumlah toko online yang menyediakan pakain adat, pasti ada menawarkan pakaian beskap ala Basofi.

Pakaian yang adat itu berupa jas model safari yang dilengkapi rantai jam di saku, plus celana plus jarik atau kain adat. Juga dilengkapi iket atau udeng penutup kepala.

Tidak hanya beskap, ciri khas Basofi menyulap sarung yang biasanya dipakai untuk perlengkapan ibadah uimat muslim dipoles menjadi busana nan apik.

Dalam setiap kesempatan, Basofi terlihat memakai baju berkain dasar sarung.

Hingga muncullah istilah Basarfi atau Baju Sarung Basofi.

Kini, meski Basofi telah berpulang, warisannya sudah diadopsi banyak penikmat mode tanah air.

Pria yang berkarier di TNI dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal TNI kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, 20 Desember 1940 ini dikabarkan meninggal dunia oleh putra sulung almarhum Charis Firismanda melalui akun Facebook-nya.

"Telah Berpulang Ayahanda tercinta Moch. Basofi Soedirman.. semoga arwah beliau mendapatkan tempat yg terbaik di. SISINYA. ... Aamiin
Kami atas nama keluarga mohon dimaafkan apabila ada kesalahan n kekhilafan almarhum selama hidupnya.." tulis Charis, satu jam lalu, Senin (7/8/2017).

Basofi pernah menjadi gubernur Provinsi Jawa Timur periode 1993-1998.

Almarhum adalah gubernur Jawa Timur ke-11 menggantikan Soelarso. Setelah tak menjabat lagi, posisi Basofi digantikan oleh Imam Utomo.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved