Pedagang Atribut Kemerderkaan Mengaku Tahun Ini Alami Kenaikan Omzet

Andi menyatakan dalam satu hari, pendapatan kotornya berkisar Rp 3.000.000.

Rangga Baskoro
Pedagang atribut kemerdekaan di Pasar Maester, Jatinegara, Jakarta Timur, tahun ini mengalami kenaikan omzet. Banyak dari mereka yang mengaku pendapatannya naik sebanyak 30 persen. 

WARTA KOTA, JATINEGARA - Pedagang atribut kemerdekaan di Pasar Maester, Jatinegara, Jakarta Timur, tahun ini mengalami kenaikan omzet.

Banyak dari mereka yang mengaku pendapatannya naik sebanyak 30 persen.

"Sekitar 30 persen lah naiknya dari tahun lalu," kata Andi (25), pedagang atribut kemerdekaan di Pasar Maester, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (6/8).

Andi menyatakan dalam satu hari, pendapatan kotornya berkisar Rp 3.000.000. Mengalami peningkatan sebanyak Rp 1.000.000 dari pada tahun lalu yang hanya Rp 2.000.000.

Banyak dari pembeli yang berasal dari tingkat RT, RW maupun panitia lomba hari kemerdekaan lainnya yang memesan baju, bendera plastik, bendera berukuran besar beserta atribut lomba yang lain.

Pedagang lain bernama Idrus (35) menyatakan kenaikan omzet dagang pedagang di Pasar Maester kemungkinan besar disebabkan meningkatnya gejolak masyarakat untuk merayakan HUT RI di tahun ini.

"Memang biasanya musimnya itu longkap-longkap. Tahun lalu sepi sekali, ramainya tahun ini. Kalau sekarang ramai, tahun depannya sepi lagi tuh biasanya," ujar Idrus.

Selain itu, kualitas barang yan dijual di Pasar Maester dikategorikan oleh Idrus berkualitas baik, terlebih lagi harga jualnya yang murah menyebabkan banyak pengunjung yang berasal dari luar daerah cenderung lebih suka membeli atribut di Pasar Maester.

"Lebih murah disini daripada di pasar-pasar lain. Bendera saja 90x60 kami jual rata-rata Rp 35.000. Kalau di pasar lain bisa Rp 50.000," ungkapnya. (Rangga Baskoro)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved