Breaking News:

Inilah 26 Pelaku IKM dan Pemerhati Dunia Industri yang Meraih Penghargaan

Kemenperin memilik 26 pelaku IKM (Industri Kecil dan Menengah) di dunia industri, khususnya IMK, karena prestasi mereka.

Istimewa
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Gati Wibawaningsih berfoto bersama dengan para pemenang penghargaan bidang industri tahun 2017 di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta 2 Agustus 2017. 

WARTA KOTA, DENPASAR -- Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih, menjelaskan, penganugerahan 26 penghargaan kepada para pelaku dan pemerhati industri dalam negeri dilakukan oleh Kemenperin setiap dua tahun sekali sebagai perwujutan komitmen dan apresiasi Pemeirntah kepada kalangan pelaku IKM.

Hal itu dikemukakan pada acara Anugerah Penghargaan Bidang Industri Tahun 2017 yang berlangsung di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta 2 Agustus 2017.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyerahakn 26 penghargaan kepada para pelaku dan pengamat dunia industri, kshususnya pelaku IKM.

Penghargaan yang diberikan terdiri dari Penghargaan Upakarti, Penghargaan Desain Terbaik Indonesia dan Penghargaan Kreasi Prima Mutu tahun 2017.

Melalui siaran pers yang dikeluarkan di Jakarta hari ini, Gati menyebutkan rincian penerima penghargaan di bidang industri tahun 2017.

Untuk Penghargaan Upakarti sebanyak 16 orang atau perusahaan yang terdiri dari lima penerima Jasa Pengabdian, lima penerima Jasa Kepeloporan, dan enam penerima Jasa Kepedulian.

Untuk penghargaan Gold Award Desain Terbaik Indonesia Kategori Desain Produk Industri Massal dan Telah Dipasarkan sebanyak enam penerima, serta penghargaan Kreasi Prima Mutu sebanyak empat penerima.

Dijelaskan pula, penghargaan Upakarti merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah kepada mereka yang telah berdedikasi melakukan sesuatu secara luar biasa dalam pengembangan IKM, baik yang berasal dari kalangan dunia usaha, lembaga, praktisi/profesional dan pemerintah daerah.

Dari 16 penerima Upakarti, lima penerima kategori Jasa Pengabdian adalah Ratu Munawaroh dari Kota Jambi, Provinsi Jambi, Endra Noflida Yuswir dari Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Riswahyuni dari Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Arita Apolinadari Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dan Imtihani dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Untuk Jasa Kepeloporan, yaitu PT. Tri Jaya Teknik, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, IKM Cita Rasa Pagimana dari Kabupatan Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, PT. Rekadaya Multi Adi Prima dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat, CV. Tashinda Putraprima dari Kabupaten Bantul, D.I.Yogjakarta, dan IKM Tenun Lansek Manih dari Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Kategori Jasa Kepedulian, diserhakan kepada Tri Rismaharini dari Kota Surabaya, Jawa Timur, Hendrar Prihadidari Kota Semarang, Jawa Tengah, Rita Widyasaridari Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Judas Amir, dari Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Andi Burhanuddin Unru dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dan Qurais H. Abidin dari Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.

Gati menerangkan, Penghargaan Desain Terbaik Indonesia diberikan kepada perusahaan atau desainer yang telah melakukan upaya luar biasa dalam menghasilkan desain produk yang paling baik sesuai dengan performa desain dan memenuhi kriteria-kriteria ’Good Desain’.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada enam penerima, yaitu PT. Indovickers Furnitama, PT. Star Cosmos, Pala Nusantara, Jens Kreatif, PT. Pudak Oriental Indonesia, dan PT.Heavenly Nutrition Indonesia. “Kami berharap mereka bisa turut mendorong tumbuh dan kembangnya desain baru yang kreatif dan inovatif bagipelaku industri lainnya guna meningkatkan daya saing produk-produk Indonesia,” papar Gati.

Sedangkan, Penghargaan Kreasi Prima Mutu diberikan kepada IKM yang telah menerapkan sistem manajemen pengendalian mutu produk secara terus menerus melalui Gugus Kendali Mutu yang dibentuk oleh masing-masing perusahaan.

Keempat penerima penghargaan tersebut adalah CV Tom Burger Group dari Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, CV. Esbas Toy’s dari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, UD. Riga Bintang Cenderawasih dari Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dan UD. Azhari dari Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Penulis:
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved