Lulung Kena Peringatan Pertama PPP Kubu Romi

maka dengan ini menjatuhkan Sanksi Peringatan I kepada Lulung yang menjabat penasehat fraksi PPP DPRD

Lulung Kena Peringatan Pertama PPP Kubu Romi
istimewa
surat peringatan Lulung 

WARTA KOTA, JAKARTA- DPW PPP DKI Jakarta kubu Romahurmuzy atau Romi memberikan peringatan pertama kepada Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana alias Lulung karena menolak perombakan susunan Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta. Hal tersebut terlihat dari surat peringatan yang bertanggal 27 Juli 2017 yang beredar di kalangan wartawan.

Lulung diketahui juga sudah dipecat dari PPP kubu Djan Faridz. "Sesuai dengan pasal 11, pasal 12 huruf a, pasal 13 ayat (2), pasal 28 ayat (2) huruf e, f dan g serta pasal 77 ayat (2) dan (3) anggaran dasar PPP. Dan pasal 70 anggaran rumah tangga PPP maka dengan ini menjatuhkan Sanksi Peringatan I kepada Lulung yang menjabat penasehat fraksi PPP DPRD," tulis surat bertanda tangan Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abdul Aziz itu.

Dalam surat bernomor 054/IN/DPW/VII/2017 tertanggal 27 Juli 2017 ini, pemberikan sanksi juga dikarenakan Lulung tidak hadir dalam Bimtek (bimbingan teknis) Anggota DPRD Fraksi PPP se Indonesia yang dilaksanakan oleh DPP PPP pada 19-22 Juli 2017 di hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

Sebelumnya, Lulung dipecat oleh Djan Faridz dari partai. Namun, Lulung belum mau bergabung ke kubu Romahurmuziy yang berseberangan. "Beliau hanya memelihara silaturahmi tapi belum bersedia gabung ke pengurus hasil Muktamar Pondok Gede," kata Sekjen PPP Kubu Romi, Arsul Sani beberapa waktu lalu.

Lulung dipecat karena dianggap melanggar AD/ART partai berlambang Ka'bah tersebut. Lulung sudah melanggar AD/ART soal keputusan DPP PPP pada Pilgub DKI 2017 yang mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved